Waiting Line Management

349

Dulu waktu kuliah pernah diajari tentang manajemen antrian yang baik. Soal gimana-gimana maintain customer waktu mereka berada dalam antrian. Sayang sekali mungkin waktu kuliah manajemen operasi chapter itu aku ketiduran huahahaha… Ngobrol-ngobrol soal manajemen antrian, kemarin aku baru saja mengalami antrian panjang yang menjemukan di sebuah outlet roti di dalam salah satu mall yang ada di pusat kota Surabaya. Outlet itu bernama, sebut saja, RotiBicara.

Ya.. seperti yang kita lihat sehari-hari di Surabaya kalo di outlet RotiBicara itu antriannya nggak pernah pendek. Selalu panjang dan lama walaupun kasirnya udah dua orang plus teknologi perkasiran yang cukup canggih dengan monitor touch screen dan pemotong roti otomatis yang mungkin maksudnya adalah mempercepat aliran antrian. Tapi yang mo kuobrolin di sini bukan soal RotiBicara-nya, tapi soal orang-orang dalam antrian. Hehehe.. dari pengalaman kemarin aku jadi menarik kesimpulan bodoh bahwa dalam antrian selalu ada orang-orang seperti ini…

  1. Orang yang kemaruk alias rakus, beli rotinya banyak banget sampe nampan tempat rotinya penuh bahkan dia sampai kesulitan bawanya.
  2. Orang udik alias bingung liat jenis roti yang dijual banyak banget. Saking bingungnya waktu dia udah di depan kasir, dia masih kesana-kemari nambah roti. Kan kasihan kasirnya jadi nunggu.
  3. Orang yang sok akrab tapi niatnya busuk… menggeser antrian orang yang di depannya. Biasanya yang model gini tuh ibu-ibu tua cerewet.
  4. Orang yang mendelegasikan tugas membawa nampan ke anaknya. Nah, kalo anaknya melakukan kesalahan (misalnya menjatuhkan roti di nampan) pasti diomelin abis-abisan. Mungkin itu luapan kekesalan dia karena antrinya lama. Kasian anaknya…
  5. Orang yang kentut waktu antri. Brengsek…
  6. Orang yang nelpon waktu ngantri dan bicara di telepon dengan volume suara yang keras. Seharusnya dia bawa box telepon umum jadi gak ganggu tetangga antrinya.
  7. Orang yang diam saja tapi hanya berguman "anjrit.. lama…" (itu aku hehehe…)

Yang paling tampak jelas dari orang-orang sepanjang antrian itu adalah… muka-muka yang mencureng alias cemberut.

Facebook Comment