Purpose – written when i am 26 years old

327

Jika kita diberikan suatu peralatan baru yang belum pernah kita lihat sebelumnya, apakah kita bisa mengetahui kegunaan alat tersebut? Tentunya tidak bisa bukan? Kita hanya bisa menggunakannya setelah kita membaca buku manualnya, atau paling gampang kita bertanya kepada pencipta alat tersebut.

Tetapi saat kita kecil kita sering ditanya oleh orang, nanti cita-citanya apa kalau sudah besar? Atau, nanti sudah besar mau jadi apa? Tanpa pernah diduga jawaban kita mungkin beragam, ada yang ingin menjadi dokter, jadi pengacara atau jadi pengusaha pokoknya pasti beragam ya.

Tanpa pernah kita sadari seiring dengan perkembangan usia, kita pun semakin berubah cita-cita atau tujuan hidup kita. Ada yang berhasil mencapai cita-citanya tetapi banyak juga yang tidak berhasil dan ternyata tidak sesuai dengan apa yang diharapkan untuk menjadi tujuan hidupnya. Yang berhasil mencapai tujuan hidupnya pun tidak merasakan adanya kepuasan batin sebab dia juga merasa ada yang kurang meskipun telah mencapai cita-citanya.

Saudara, tujuan yang kita capai itu bukanlah untuk diri kita sendiri, tetapi sudahkah kita menyadari bahwa kita hidup di dunia ini sudah ada tujuannya, yaitu tujuan yang diberikan oleh Allah untuk kita. Bukan untuk mencapai tujuan kita sendiri tetapi untuk mencapai dan memenuhi kehendak Allah bagi kita di dunia…sudahkah kita menyadari terlebih dulu hal ini dan merenungkan setelah itu apa sebenarnya tujuan kita hidup di dunia ini? Apa sebenarnya tujuan Allah menciptakan kita di dunia ini? Setelah hari ini genap berusia 26 tahun, saya baru tersadarkan bahwa saya dilahirkan bukan untuk mencapai tujuan saya, ambisi saya, impian saya, hasrat saya tetapi untuk memenuhi rencana Tuhan untuk diri saya.

Ya Tuhan, terjadilah padaku menurut kehendakMu. Amin.

Facebook Comment