kalimat sakti yang membuatmu putus dengan pasangan

294
  

Minggu (19/10) malem seperti biasa aku mendengar acara somthing to remember-nya abi. seperti biasa juga acara ini pasti mempunyai topik tiap edisinya. minggu kmrn topiknya adalah "kalimat sakti yang membuatmu putus dengan pasangan" aku jadi teringat pada dosaku 2 tahun lalu. aku mengirim sms pada temanku yg isinya "maaf aku belum ingin menikah. tidak dengan kamu ato dengan orang lain." kalimat itulah yang akhirnya menghancurkan hubungan pertemananku dengan seseorang.
aku bisa dibilang pengecut karena tidak berani mengatakannya scr langsung ato lwt tlp, aku justru memilih lewat sms. aku pikir itu cara terbaik karena aku ga berani mengatakannya scr langsung.
saat itu jujur aku panik bgt. salah seorang teman cowok tiba2 aja menghadapkan aku pada keluarga besarnya (tidak cuma orang tua n saudara2 tp juga kerabat2  lain). aku mendapat sambutan luar biasa n aku mendapat kesan bahwa mereka menganggap hubungan aku dengan dia serius bgt. aku hanya bisa mencoba bersikap manis aja saat itu meski hatiku ga karuan. maksudnya apa sih ini semua?????
of course lah aku panik. selama berteman dgn dia blm prnh tuh dia ngomong suka ato cinta padaku. kami juga ketemunya jarang2 aja n dia bukan masuk list teman istimewa. kami sama2 ga tau nama lengkap ato hari ultah masing2. n msh byk bgt hal yang buatku ga prnh kepikiran dia akan melakukan ini.
setelah itu aku ngerasa panik n parno bgt. tiap ada tlp ato sms masuk aku takut klo2 itu dr dia. karena tiap dia telp slalu nanyain gmn jawabanku atas permintaannya utk ngelamar aku. aku selalu bilang msh butuh wkt bbrp lama lagi utk memutuskannya. akhirnya, stlh 2 minggu yg penuh perdebatan di hati akhirnya aku memutuskan untuk mengirim sms yg isinya kalimat sakti itu tadi. dan, sejak saat itu hubungan kami jadi tidak sama lagi. seingatku stlh itu aku cuma ktmu dia sekali. dia dateng ke rumah gara2 dikasih tau adikku klo aku lagi sakit. n sjk saat itu smp sekarang aku uda ga prnh ketemu dia lg. memang dia bbrp kali tlp pengen main ke rumah, tp aku selalu beralasan aku byk kerjaan. alasan sebenarnya sih, aku ga tau gimana harus menghadapi dia setelah kejadian itu.

Facebook Comment