Jakarta, oh… Jakarta…

2100

Pembeli CD: "Wah, suaranya udah bagus banget! Ori ya?"

Penjual CD: "Nggak mas, bajakan kok ini, tapi bajakan yang official."

ITC Mangga Dua, didengar oleh si pembeli lain yang senang karena cd bajakan sekarang sudah legal.

 

Pembeli: "Pak, ikan cupang-nya satunya berapa?"

Penjual ikan: " Lima ribu dek."

Pembeli: "Wah, mahal banget tuh pak, kalo lima jadi Rp 25.000,- gimana?"

Penjual ikan: "Wah, belum dapet tuh dek . . . "

Didengar oleh teman yang ingin memasukan si penjual dan pembeli ke dalam toples berisi air.

 

Mahasiswa #1: "Jam berapa sekarang?"

Mahasiswa #2: "Jam 11.00"

Mahasiswa #1: (buru-buru) "Anjrit! Gue telat!!"

Mahasiswa #2: "Kuliah jam 11?"

Mahasiswa #1: "Enggak. Kuliah jam 9.00"

Kantin universitas, didengar oleh mahasiswa lain yang ingin men-tattoo jadwal kuliah di muka si mahasiswa #1.

 

Tukang parkir: "Yaak, terooos, terooos! Balas kanannn, kanannn . . . jangan dibalas, jangan dibalas, biar Tuhan yang membalas!!"

Parkiran melawai, didengar oleh supir yang langsung minta Tuhan membalas si tukang parkir.

 

Pelayan: "Iced lemon tea?

Cowok melambai: "iyah, punya saya mas…"

Setelah meletakan minuman di meja, pelayan beranjak pergi beberapa langkah…

Cowok melambai: "Mas, 'isepan'nya mana?!" (teriak spontan)

Kafe di jakarta selatan, didengar oleh pengunjung lain yang ingin sekali memberikan tissue ke si pelayan.

 

Bos majalah: "Bagaimana distribusi majalah? Sudah selesai apa ada kendala?"

Karyawan baru: "Sudah pak! Semua sudah di cancel sesuai jadwal!"

Bos majalah: "Hah?! Kok di cancel?! Kenapa bisa di cancel?!"

Karyawan lama: "Maaf pak, mungkin maksudnya di handle pak. Semua sudah selesai kok pak."

Pulogadung, didengar karyawan-karyawan lain yang panik melihat bos-nya hampir kena serangan jantung.

 

Klien: "Mbak, kenapa bulan ini kok majalahnya telat terbit ya?"

AE majalah: "Aduh mbak, bulan ini ada mesin baru di percetakan, jadinya mesti di kaligrafi ulang warna cetaknya."

didengar oleh rekan AE yang berusaha mengingat-ingat kapan redaksi memutuskan untuk menggunakan bahasa Arab untuk majalahnya.

 

Ibu muda yang baru melahirkan: "Aduuh, suster, itu anak siapa sih yang nangis? Berisik banget!"

Suster: "Itu anak ibu . . ."

Rumah sakit bersalin di jakarta , didengar oleh suster yang merasa kasihan dengan bayi tersebut.

 

Account Executive Pede Abis: "Jadi format-nya print ad-nya nanti vertikal."

Art Director: "Ok… Memanjang ke atas ya…"

Account Executive Pede Abis: "Ya, gak dong… Format-nya vertikal berarti memanjang ke samping!"

Didengar Account Manager yang kini faham kenapa pekerjaan banyak yang salah.

 

Penjual yang baik…

Pelanggan: "Bang, bayar bang…"

Penjual: "Tadi makan pake apa aja ya?"

Pelanggan: "Nasi, ayam goreng, es teh tawar…"

Penjual: "Ayam goreng 7000, es teh tawar 1000, tadi nasinya setengah atau separo mas?"

Pelanggan: "Itung nya per butir aja deh bang!"

Didengar pelanggan yang langsung menambah nasi yang akan dihitung satu juga akhirnya.

 

Saat banyak razia software bajakan…,

Polisi masuk ke warnet: "Apa disini pake Microsoft?"

Penjaga warnet yang tidak mengerti IT: "Nggak pak, kita pake Windows kok!"

Polisi: (sambil lihat ke monitor) "Oh gitu ya? Ok, terima kasih!"

Didengar oleh salah satu pelanggan yang yakin warnet idolanya tidak akan ditutup

 

Mahasiswi 1: "Eh, kita harus minum susu lagi tiap hari, biar tulangnya ga kena fotosintesis. .."

Mahasiswi 2: "Osteoporosis kali mbak…"

Didengar oleh mahasiswi 3 yang langsung memesan segelas susu coklat di kantin kampus.

 

Penjual kamera: "Yang ini 8 megapixel kalo yang itu 10 megapixel, mas."

Pembeli kamera: "Oh, kalo yang satu itu revolusinya berapa?"

Didengar oleh pembeli kamera lain yang bersiap-siap perang

 

Pegawai laki-laki: "Dek, tolong bukain, saya mau masuk"

Pegawai wanita: "Enak aja keluar-masuk- keluar-masuk, boleh masuk, tapi nanti kalau mau keluar bilang-bilang ya… (terdiam dan salah tingkah)… Keluarnya bareng ya… Eh" (tambah salah tingkah)

Perkantoran Gatot Subroto, didengar oleh seruangan yang menunggu dengan tidak sabar kelanjutannya.

 

Associate Creative Director: "Sebenernya, beda istilah mixture sama blend itu apa ya?"

Copywriter: "Kalo mixture itu, nnnggggg . . . Ya gitu . . . yang mixture! Naah, kalo blend, yang lebih blended!!"

Didengar oleh Art Director yang merasa hari ini akan menjadi sangat panjang.

 

Boss yang sedang telepon di dalam ruangan: " . . . tapi kan dia beli tanahnya udah lama, udah tadi tahun '75. Coba, tahun '75 itu tahun berapa? . . . (hening sejenak) . . . ya, tahun '75 kan ?!"

Fatmawati, didengar oleh karyawan yang berharap bisa pindah meja biar gak banyak dosa.

 

Sekretaris: "Eh hari ini Mas X resmi pindah kantor loh…"

Staff: "Wah makan-makan nih…"

Sekretaris: "Iya dia mau ngadain firewall party loh di Paregue!"

Didengar oleh semua staff yang ingin menyuruh sekretaris itu membuka kamus dunia maya.

 

Nenek: "Nenek haus nih, tolong beliin Kaporit Sweat dong."

Didengar oleh cucu yang berpikir apakah ia harus ke supermarket atau ke kolam renang.

 

Anak umur 3 tahun: "Ma, kakak itu pendiem ya?"

Mama: (senang anaknya bisa menilai orang) "Hmm, emang kenapa, dek?"

Anak: "Abis kakak suka bilang ke aku, 'dek, diem dong!'."

Didengar oleh seseorang yang tidak jadi menyelamati kepekaan anak itu.

 

Sekelompok teman: (membaca menu) "Mas sweet ice teanya tujuh, ya!"

Pelayan dengan muka bingung: "Umm, tunggu sebentar ya…"

(…)

Pelayan kembali: "Maaf mas, gak ada…"

Salah satu teman penasaran: "Kalau gitu ganti es teh manisnya aja tujuh deh, mas!"

Pelayan: "Oh kalo itu ada mas!"

Mall di jakarta , didengar oleh enam orang teman lainnya yang malas menjelaskan ke pelayan apa persamaan sweet ice tea dan es teh manis.

 

Teman #1: "Wah.. Hotel ini keren juga, hotel apaan sih, baru yah…?"

Teman #2: "Iya… Keren bo…"

Ketika melewati pintu masuk hotel

Teman #1: "Eh bo… Ini namanya HOTEL ENTRANCE."

Teman #2: "Oohh… Hotel entrance, baru pasti, gua baru liat, keren juga nih hotel entrance…"

Didengar oleh teman #3 yang ingin mencopot papan petunjuk itu dan menjejalkannya ke mulut mereka.

 

Perempuan kehausan: "Aduh boo… Haus gua, gua degradasi kayaknya."

Mal di Jakarta, didengar oleh teman yang ingin memberikan air aki.

 

Cowo Polos: "Mbak, ada bread gak?"

Pelayan: "Wah gak ada mas, adanya french fries."

Cowo Polos: (bilang ke teman-temannya) "Adanya french fries…"

Wanita Lugu hamil muda: "Ya udah gak papa, gua pesen french fries yang isinya pisang ya!"

Didengar oleh si cowo polos yang mencari laut untuk menenggelamkan dirinya.

 

Pelayan: "Mbak tadi teh manisnya pake es gak?"

Cewek: "Pake mas…"

Cowok melambai: "Kalo gak pake es jadi teh mani dong mas… Hihihi."

Nasi uduk tenda Ampera, didengar pengunjung lain yang benar-benar malas membayangkan.

 

Teman #1: "Gue lagi cari sekolah nih, mau S2."

Teman #2: "Mau ambil apa?"

Teman #1: "Pasca Sarjana."

Plaza Senayan, didengar oleh teman yang mempertanyakan ijasah S1 temannya dalam hati.

 

Cewek #1: "Memangnya kamu taruh dimana tadi berkasnya?"

Cewek #2: "Duh… Itu dia. Akhir-akhir ini gua sering lupa… Kayaknya gua kena insomnia dech…"

Perkantoran Jakarta Selatan, didengar satu kantor yang tiba-tiba terkena infuenza

 

Cewek #1: "Eh, cowok loe kok udah tiga hari gak sekolah sih, kenapa? Sakit ya?"

Cewek #2: "Iya tuh… Kasian banget, dia kena sifilis, jadinya sakit kepala terus rada2 susah napas gitu…"

Didengar oleh teman-temannya yang merasa kasihan ke pacar sinusitis yang sedang difitnah.

 

Jangan ajak ke Mangga Dua…

Pegawai Lapar: "Bang, lempernya berapaan bang?"

Tukang Kue Kantor: "Biasa mbak dua ribu, tiga…"

Pegawai Lapar: "Mahal amat! Dua ribu, dua ya?"

Didengar oleh pegawai lain yang membatalkan mengajak belanja bareng.