Tuhan memberi disaat kesusahan..

308

Kebetulan beberapa hari yang lalu ada keluarga yang sakit komplikasi. Beliau adalah mertua tanteku yang sudah sakit lama. Beliau divonis sakit jantung bocor, ginjal, dan entah apa lagi. Umur beliau memang sudah senja dan memang itu penyakit orang tua kebanyakan atau pola hidup beliau dahulu yang tidak sehat. Sebenarya sudah 1 bulan beliau dirawat dirumah sakit yang fasilitasnya juga cukup memadai. tetapi anehnya setelah satu bulan perawatan beliau malah meminta pulang saja.

Mungkin beliau akhir-akhir ini mendengar keajaiban batu "petir" ponari yang banyak didatangi orang-orang yang meminta kesembuhan.

Sebenarnya hal inilah yang membuatku berfikir akhir-akhir ini, memang dalam agama menganjurkan untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan. Dalam agama disampaikan pula bahwa jika mengalami kesulitan maka pertama usahakan menyelesaikan sendiri, kemudian jika tidak bisa mintalah tolong sesamamu, jika tidak juga berhasil maka pasrahkanlah pada Tuhanmu.

Memang usaha untuk "berobat/berusaha" ke Ponari adalah salah satu usaha itu. Tetapi kalo dilihat kebanyakan dari mereka "putus asa" karena penyakit yang dideritanya cukup lama. Lalu jika berfikir jika batu ponari bisa menyembuhkan apakah hal ini tidak "syirik???". Tetapi hal ini juga termasuk usaha untuk meminta bantuan kepada sesama kita.

Yang tidak boleh menurutku adalah berputus asa dalam berusaha.

Terkadang dikala kita sakit atau  kesusahan kita sering kali menyalahkan Tuhan. Padahal Tuhan memberi banyak disaat kita sedang kesusahan. Yaitu pemahaman, pengertian jika kita benar-benar pasrah dan berserah diri.  Pasti ada maksud dari Tuhan bagi kita dikemudian hari.

Hal inilah yang membuat kita sadar,sabar, kuat jika menghadapi ujian yang lebih besar dikemudian hari. Untuk fenomena ponari dan batunya menurutku itu semua rahasia dari Tuhan, terserah bagi kita menanggapinya seperti apa.

Tapi sobat janganlah kita berputus asa dalam berusaha, dan Janganlah kita berbuat Syirik pada sesuatu selain Tuhan.

Mohon maaf jika saya dalam hal menulis ini tidak sesuai dengan pendapat rekan-rekan. Karena tulisan ini hanya pendapat saya saja yang terbatas pengetahuannya.

Facebook Comment