Untukmu Hendras

305

Kala senja itu mulai merambat perlahan

Hujan terus membasuh muka persada

kilat bak lentera yang menerangi gelapnya cakrawala

aku masih disini menantmu dengan resah yang tak berbendung

Setiap pertemuan kita bagaikan matahari dan rembulan

yang takkan pernah benar-benar bisa bersinar secara bersamaan

Lamunanku menghancurkan semua harapan dan kerindua yang tersimpan

Aku hanya bisa tersenyum kecut….di sudut bibirku yang agak kering

Hen…andai kata aku berani bicarakan ini semua padamu…

tanpa pedulikan kau akan berlalu lagi dariku…atau justru sebaliknya

Rasanya..tak mungkin….aku takkan pernah sanggup kehilangan kamu lagi

Meski hanya sesaat…meski sesaat….tak akan hen..

Aku hanya mampu menunggumu…menanti setiap kata yang akan kau ucapkan padaku

meski sikapmu begitu manis padaku…..

aku akan tetap resah dan merindukan itu kata darimu Mas…

Senja ini begitu menenggelamkanku dalam resah yang mendalm

Meski terkadang aku teringat senyum manismu yang terasa dingin itu…

Rasanya seperti air hujan di luar sana

Sangat dingin …

Hen…takkan pernah mampu kulupakan sedikitpun saat-saat pertemuan kita

hingga kini …

aku akan slalu menjaga semuanya …

agar engkau akan tetap berada disini…

bersamaku………

 

 

 

Facebook Comment