Memoirs of an Imaginary Friend

345
Memoirs-of-an-Imaginary-Friend

Sebuah cerita unik yang menceritakan seorang pria muda, Max yang memiliki teman khayalan bernama Budo. 

Bocah berusia 8 tahun ini mengalami autis. Menceritakan dengan sudut pandang yang begitu baik dari Matthew Green, buku ini penuh dengan nilai kehidupan yang dapat dipelajari dari Max dan Budo. Budo mengungkapkan bahwa dunia tempat Max hiduplah yang merupakan imajinasi. Banyak manusia yang akan memilih lingkungan sosialnya sesuai apa yang baik menurut mereka. Bertengkar jika merasa ada suatu masalah, berteman ketika semuanya menguntungkan. Yap, karena pada dasarnya manusia akan merasa percaya ketika mereka sudah melihat dan mendengar kabar dari pembicaraan orang lain. Hanya teman imajiner-lah yang tidak dapat dilihat tapi secara tidak sadar, dia-lah orang yang sangat diharapkan untuk hadir di dunia ini. Tidak penuh aturan dan bebas. Dari buku ini kita juga bisa belajar dari cara hidup Max. Matthew Green memberi pesan bahwa manusia itu tepatnya sudah sangat mengetahui apa yang dibutuhkannya dalam kehidupan ini. Namun, akan tetap selalu muncul pertanyaan yang tiada henti karena sifat dasar manusia yang tidak cepat puas. Menceritakan sebuah kisah seorang anak delapan tahun, buku ini jelas menggunakan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti. Begitu emosional dan menginspirasi, siap-siap diakhiri dengan senyuman setelah membaca buku ini.

Sumber : guardian.co.uk

Facebook Comment