Kencan dengan si seksi Patricia Gouw

1500

Kencan Dengan Si Seksi Patricia Gouw

Aku tidak pernah berniat menjadi model. Waktu masih di sekolah dulu, aku diminta oleh sekolahku untuk mengikuti lomba model antarsekolah, dan pernah juga mengikuti kontes model yang diadakan sebuah pusat perbelanjaan. Karena aku dulu tomboy banget, ibu dan kakakku mendaftarkan aku untuk ikut sekolah modeling. Setelahnya, aku mulai mendapat banyak tawaran modeling,” ungkapnya menuturkan sekilas latar belakang mengapa dia bisa menjadi seorang model.

Jujur, aku menjadi model karena bisa mendapatkan penghasilan dari situ,” tambahnya lebih lanjut. Sebuah pengakuan yang sangat mengejutkan, mengingat prestasi Patricia di bidang modeling sesungguhnya cukup gemilang.

Pat, begitu banyak orang memanggilnya, merupakan pemenang runner-up kompetisi model berskala regional Asia Next Top Model musim keempat.

Dia tidak pernah berada di posisi “dua terbawah” dan beberapa kali memenangkan ujian tantangan. Beberapa juri kerap memujinya, baik ketika melakukan pemotretan ataupun saat berjalan di runway.

Orang-orang menjagokannya sebagai juara, tapi dia harus mengakui keunggulan kontestan asal Thailand. Namun Pat tidak kecewa sama sekali.

Bisa berada di tiga besar saja aku sudah sangat bersyukur. Waktu ikut kompetisi itu, aku selalu berdoa, ‘Tuhan, walaupun nanti tidak menang, jangan sampai aku menjadi model yang kalah dan pulang pertama kali,” ujarnya sambil tertawa.

Di kompetisi model yang kemudian tayang di televisi itu, Anda bisa melihat bagaimana sosok Pat berkesan begitu menyenangkan dan tak ragu untuk bertingkah konyol.

Dan ketika sekarang dia menjadi presenter acara TV pun dia tak ragu untuk bersikap jenaka di depan kamera.

Ya, aku memang begitu orangnya. Padahal, aku besar di keluarga yang konservatif. Ayahku selalu saja menegur kalau aku bicara terlalu keras atau tertawa terbahak-bahak. Yang paling bikin pusing, dia follow aku di Facebook, dan suka sekali mengomentari apa saja yang aku lakukan di situ.”

Karakter Pat yang banyak omong dan gemar bersikap jenaka juga membuat banyak orang salah paham terhadapnya.

Dulu, sewaktu masih sering jadi model untuk fashion show, aku selalu diomeli oleh show director karena aku suka bercanda. Tapi sebenarnya ketika aku tampil, aku selalu serius dan mampu menjalankan setiap instruksi dengan baik.”

Di tengah kesibukannya yang berkaitan dengan karier dan bisnis, Pat selalu menyempatkan diri untuk menjalani aktivitas sosial.

Dari berkunjung ke panti jompo ataupun mengumpulkan dana untuk daerah yang tertinggal, pernah dia lakukan. Peduli adalah salah satu karakter “tak terduga” yang dimilikinya.

Begitu pula dalam mengamati karakter setiap pria, Pat selalu tertarik dengan pria yang memiliki tingkat kepedulian yang tinggi.

Aku suka dengan pria yang selalu peduli dengan sesama. Dan yang juga penting, dia harus punya tingkat humor yang tinggi.

Bersama pria dengan tipe favoritnya, Pat selalu mendambakan momen-momen indah di sebuah pantai. “Kalau ditanya tentang kencan ideal, aku selalu suka kalau diajak pergi ke pantai.”

TEKS: DICKY ZULKARNAIN
FOTO: INSAN OBI
MAKE-UP & HAIR-DO: STELLA TJIA
OUTFIT: ALEXANDER MCQUEEN, PATRICK OWEN, GUCCI

Source: Esquire

Baca juga:
5 pekerjaan terbaik untuk bisa keliling dunia
Celebrity guilty food pleasures
Best movie 2016

 

Facebook Comment