Wine dapat meningkatkan kinerja otak

277

Mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak dan dalam jangka waktu yang lama memang telah terbukti dapat merusak sel-sel otak. Namun, hal ini berbeda jika menyangkut tentang anggur (wine). Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Doctor Gordon Shepherd dari Yale School of Medicine yang ditampilkan dalam bukunya Neurology: How The Brain Creates The Taste of Wine menyebutkan bahwa anggur dapat meningkatkan kinerja otak secara signifikan.

Menurut Shepherd, mencium dan menganalisa wine sebelum meminumnya membutuhkan sejumlah aksi reaksi dari otot-otot lidah dan juga penggunaan ribuan reseptor rasa dan aroma. Hal inilah yang akan membuat otak manusia bekerja lebih keras dari pada aktivitas manusia lainnya, termasuk saat mendengarkan musik atau bahkan memecahkan sebuah soal matematika.

Shepherd mengatakan proses ini berjalan karena sebenarnya tidak ada rasa yang terkandung dalam wine. “Cita rasanya tidak terdapat dalam wine itu sendiri; cita rasa ini diciptakan oleh otak dari seorang pencicip wine,” tulisnya.

Pada dasarnya, cita rasa ini cenderung subjektif dari pada yang kita perkirakan sebelumnya dan fokus utamanya pun beralih ke subjeknya dan bukan wine sebagai objeknya. Setiap orang membawa pengalaman mereka sendiri dalam proses mencicipi, emosi, dan daya ingat mereka – yang memiliki efek ke dalam pengalaman mereka saat menikmati wine.

Shepherd juga mengatakan jumlah wine yang masuk ke mulut saat proses mencicipi juga menjadi faktor yang penting dalam penciptaan rasa ini. Seorang pencicip wine harus benar-benar meminum jumlah wine yang cukup untuk bisa mengenali cita rasa wine.

Saat jumlahnya sudah mencukupi, proses selanjutnya adalah mengirimkan sensor rasa ini ke memori yang kita miliki tentang rasa dan juga sensor penciuman secara umum. Kapasitas jumlah anggur yang dikonsumsi juga digunakan untuk memicu ingatan Anda. Sensor penciuman ini berkaitan erat dengan bagian otak yang bernama amygdala dan hippocampus yang menangani urusan emosi dan ingatan. Rangsangan berupa aroma wine ini akan masuk ke dalam kedua bagian tersebut.

Oke, sekarang sepertinya kita tahu kenapa Tyrion Lannisters sangat menyukai minuman berwarna merah ini di serial Game of Thrones. Kegemarannya ini pun sejalan dengan pola pikirnya yang cerdas di tengah-tengah perpolitikan Westeros yang kejam.

Source: Maxim Indonesia

Jangan kelewatan berita-berita terkini lainnya seputar dunia film, musik, dan entertainment! Streaming terus Hard Rock FM di sini!

Baca juga:
5 bar hits di Jakarta Selatan
Berlatih Wingchun dengan presenter cantik Glory Oyong
Mengulik canggihnya ruang kerja Digital Microsoft Teams

Facebook Comment