Rahasia kekalahan Conor McGregor dari Floyd Mayweather

236

Mega fight antara Conor McGregor melawan Floyd Mayweather Jr. berlangsung pagi tadi waktu Indonesia, atau malam hari waktu Las Vegas, Amerika Serikat. Bertarung di T-mobile Arena, kita tentu sudah tahu hasil akhir pertarungan keduanya: Floyd Mayweather menang TKO melawan Conor McGregor.

Namun, kami yakin banyak dari Anda yang tidak tahu Apa rahasia kekalahan Conor Mcgregor dari Floyd Mayweather. Apa saja rahasia kekalahan Conor McGregor dari Floyd Mayweather?
 

  1. Floyd Mayweather adalah petinju yang pintar

Tidak hanya pintar bertinju, dia juga pintar menilai kemampuan lawannya. Di sisi lain, Conor McGregor adalah juara MMA yang hebat. Semua dia memegang dua sabuk juara berbeda kelas di UFC dan merupakan petarung bermulut paling besar dalam sejarah UFC.

Tapi kami menyukainya, dia memukul sekeras dan selantang makian yang ditujukan kepada lawannya. Di luar ring, dia berpakaian layaknya seorang gentlemen, dia juga sosok ayah yang baik bagi anaknya.

Tetapi, sejago-jagonnya McGregor, Mayweather adalah lawan yang tidak bisa dianggap enteng. Dia menghabiskan waktu bersama ayah dan timnya menganalisa setiap video pertarungan siapa saja yang akan menjadi lawan tandingnya.

Dengan begitu, Mayweather dapat mengetahui performa lawan mainnya, teknik yang digunakan musuhnya, hingga kemampuan fisik lawannya. Hasilnya, Mayweather dapat menyusun gameplan yang tidak hanya efektif, namun juga mematikan bagi lawannya.

2. Bertarung dalam aturan tinju

Tinju dan MMA memiliki aturan main yang berbeda. Tinju menggunakan pukulan untuk menghancurkan lawannya. MMA, menggunakan kombinasi banyak beladiri yang dimodifikasi untuk MMA. Dalam MMA diperbolehkan membanting, memukul, menyikut, menendang dan mengunci lawan.

Sementara tinju hanya memperbolehkan jual beli pukulan saja. Artinya pertarungan ini “tidak adil” karena McGregor harus menanggalkan banyak kemampuannya dalam pertarungan ini.

Pertandingan tinju biasanya berlangsung dalam 6-12 ronde 3 menit . MMA biasanya bertarung dalam 3 ronde dan 5 ronde untuk perebutan gelar juara.

Pertarungan MMA berlangsung dalam 3-5 menit setiap rondenya. Berat sarung tinju di MMA hanya 4 ons, sementara berat sarung tangan tinju 10 ons.

3. Stamina

Mayweather tahu, atlet MMA akan agresif di ronde-ronde awal pertarungan. Oleh sebab itu, dia membiarkan McGregor habis-habisan dalam 5 ronde awal. Dia hanya menghindar sembari melontarkan pukulan 1-2, sebagai balasan. Di atas ronde ke-5, stamina Conor mulai kendor.

Sejak itulah, Floyd Mayweather mulai mengendalikan pertarungan. Pukulan demi pukulan masuk menghujam wajah dan perut McGregor. Meskipun mampu bertahan, di ronde ke-9 jurang pemisah antara keduanya semakin lebar, dan Mayweather terus merundung McGregor dengan kombinasi pukulan bertubi-tubi.

Akhirnya, Mayweather menghentikan McGregor pada menit ke 1:05 pada ronde ke 10 dengan kemenangan TKO.

4. Teknik

Sebagai petinju, Mayweather punya lebih banyak pengalaman di atas ring tinju ketimbang McGregor. Dia menang 49 kali tanpa pernah kalah. 26 pertarungan dimenangkannya dengan KO. Artinya apa?

Mayweather mampu bertarung sangat baik di atas ring, dan memiliki teknik bertarung tinju yang luar biasa baiknya. Pukulan kanan yang menghantam McGregor adalah salah satu pukulan terbaik yang pernah kami lihat dalam sejarah pertarungan Mayweather.

Itulah rahasia kekalahan Conor McGregor dari Floyd Mayweather.

Source: Esquire

Pusing mikirin playlist? Mending dengerin 87.6 Hard Rock FM di sini! Atau bisa dowload aplikasinya di iOS dan Google Play Store.

Baca juga:
Yakin suka makanan asin? Pikir-pikir lagi deh…
7 pesepakbola wanita tercantik yang bikin salah fokus
Mengapa banyak label streetwear semakin mahal harganya?

Facebook Comment