5 hal yang perlu Hard Rockers ketahui saat main ski di Hokkaido

188

Kebanyakan orang terlena dengan salju yang ada di wilayah Eropa dan Amerika yang (sebenarnya) jaraknya cukup jauh dari Indonesia. Salju dikonotasikan “lebih indah” di belahan dunia tersebut.

Padahal mendarat di atas salju dengan kualitas empuk dan ringan bisa Anda temukan di Jepang, lho. Champagne snow, begitu sebutan tenar penduduk lokal Jepang untuk promosi bagi para wisatawannya.

Beruntungnya Cosmo bulan Desember lalu mendapat ajakan langsung mencicipi champagne snow ini di dua resor luks Club Med di Hokkaido, yakni di Club Med Sahoro dan Club Med Tomamu, yang baru saja membuka pintunya bagi para tamu di hari pertama kami tiba di sana.

Kalau nasib Anda sama seperti Cosmo yang belum pernah atau jarang bermain ski atau lebih tepatnya meluncur di atas tumpukan salju yang licin, maka beberapa hal ini sangat berguna di liburan musim dingin nanti:

1. Siapkan Peralatan Ski

Silvya Winny, menantang diri main ski.

Ada peralatan penting yang harus disiapkan sebelum Anda meluncur di atas papan selancar khusus salju ini. Kalau Anda tinggal di resor musim dingin setaraf Club Med, kabar baiknya adalah Anda tidak akan dikenakan lagi biaya tambahan untuk menyewa semua peralatan ski yang terbilang sangat pricey itu.

Biaya yang Anda bayar per malam-nya sudah termasuk seluruh peralatan dari mulai sepatu, papan luncur (termasuk ski binding), hingga tongkat ski.

Percaya diri tetap boleh, tapi jangan sampai Anda tidak membawa serta tongkat ski saat bermain ya karena ia yang membantu menopang tubuh dikala kehilangan keseimbangan.

2. Ikut Kelas Pemula

Meluncur di atas salju terlihat mudah ya, tapi kenyataannya: Tidak. Di resor Club Med, para tamu bisa mendapatkan fasilitas berlatih dengan instruktur tanpa biaya tambahan lagi.

Jika menginap tiga malam di sini, Anda bisa ikut kelas beginner di hari pertama, lalu naik level di hari berikutnya, sampai Anda akhirnya bisa meluncur di atas salju tanpa supervisi mentor.

Dengan semangat yang membara, rasa takut Cosmo juga hilang dan akhirnya berhasil mengendalikan papan luncur ini di atas salju. Pokoknya siapapun pasti bisa dengan prinsip: Jangan takut untuk mencoba.

3. Jaga Keseimbangan Tubuh

Sedikit kaget saat itu karena Cosmo butuh menyesuaikan diri (keseimbangan, lebih tepatnya) berjalan dengan sepatu ski yang kesulitannya 10x lipat dibandingkan di atas sepatu heels. Berjalan di medan yang rata saja cukup kagok.

Dan tingkat kesulitan akan makin bertambah ketika berjalan di atas salju. Itu sebabnya, sang instrukstur akan menyetel sepatu ski Anda seketat mungkin karena posisi tulang kaki akan cenderung menekuk dan tubuh Anda akan bertumpu di lutut saat main ski.

Posisi kaki akan menekuk bila digambarkan. Cukup penting untuk menjaga keseimbangan tubuh kalau Anda tidak ingin jatuh berkali-kali di atas salju. Untungnya ini champagne snow, jadi tidak begitu sakit saat terjatuh, lho.

4. Pakai Kacamata Khusus
Tumpukan salju putih mengilat yang terkena pantulan sinar matahari sangat menyilaukan mata, lho. Jadi siapkan kacamata sunglasses, atau kacamata khusus salju untuk yang (ingin terlihat) profesional.

5. Jangan lupakan syal
Di atas gunung bersalju, Anda sulit menebak ke mana arah awan hujan salju bergerak. Cuaca pun bisa berubah-ubah: kadang ada matahari tapi sebentar-sebentar bisa turun salju lebat.

Daripada tak bisa menikmati main ski karena tubuh gemetaran kedinginan, siapkan baju khusus main ski (yang lagi-lagi bisa disewa tanpa biaya tambahan) dan syal tebal ya, ladies! (Silvya Winny / Image: dok. Cosmopolitan Indonesia by Silvya Winny)

Source: Cosmopolitan

Facebook Comment