Desainer Kate Spade meninggal dunia

1968

Kabar duka menyelimuti dunia mode pada awal bulan ini. Desainer ternama Kate Spade memutuskan mengakhiri hidupnya di usia yang ke-55 tahun.

Wanita yang memiliki nama asli Katherine Noel Brosnahan tersebut ditemukan asisten rumah tangganya meninggal dunia di apartemennya yang terletak di Manhattan, New York pada tanggal 5 Juni 2018 pukul 10:10.

Polisi mendeskripsikan bahwa ia meninggal dengan cara gantung diri. Wanita kelahiran Missouri, Amerika Serikat, tersebut meninggalkan pesan kepada sang anak, Frances Beatrix, yang mengatakan bahwa kejadian tersebut bukan karena salah dirinya.

Ia juga menyuruh anaknya untuk mencari jawaban kepada sang ayah.

Saat kejadian tersebut, anaknya sedang berada di sekolah. Sementara sang suami, Andy Spade, juga sedang tidak berada di rumah.

“Kami semua merasa hancur akibat tragedi ini. Kami sangat mencintai Kate dan akan sangat merindukannya. Kami meminta agar privasi kami dihormati karena sedang berduka pada waktu yang sangat sulit ini,” ungkap keluarganya dalam sebuah pernyataan resmi.

Sebelum menjadi seorang desainer, Kate bekerja sebagai editor aksesori di majalah Mademoiselle. Ia bersama sang suami, memutuskan untuk mendirikan rumah mode Kate Spade New York pada tahun 1993.

Meskipun pasangan tersebut memutuskan untuk menjual perusahaan mereka pada tahun 2006, Kate sendiri merupakan salah satu desainer kontemporer wanita Amerika pertama yang berhasil membentuk gaya pada zamannya, terutama pada era tahun 1990-an.

Produk dari rumah mode yang didirikannya telah menjadi label pilihan para wanita yang baru beranjak dewasa untuk meningkatkan penampilan mereka.

Kate dan Andy juga sempat mendirikan label baru Frances Valentine. Jika Kate Spade New York menyediakan mulai dari busana, aksesori, sepatu, hingga produk perabotan rumah, Frances Valentine fokus menjual aksesori dan footwear saja.

Source: Her World Indonesia

Facebook Comment