5 Cara alami buat napas lo lebih wangi

206

Bau mulut atau yang sering disebut pula dengan halitosis dapat disebabkan karena banyak hal, misalnya saja bersarangnya bakteri dalam mulut, problem pencernaan, makanan tertentu, ataupun konsumsi alkohol hingga tentu saja kebiasaan merokok. Mengulum permen mint mungkin bisa menutupinya selama beberapa saat, namun perlu dicatat pula bahwa komponen gula yang terkandung di dalamnya dapat berakibat pada menumpuknya plak dan memperparah masalah. Untungnya, ada banyak cara lain yang alami dan relatif aman untuk membantu
menutupi bau kurang sedap tersebut.

Berikut 5 cara mengatasi masalah bau mulut secara alami:

Memakan buah dan sayuran segar

Secara umum, pola makan yang tepat sebetulnya akan bisa membantu mengatasi bau kurang sedap dari mulut. Tak hanya kaya serat yang baik untuk melancarkan pencernaan, sayur-mayur dan buah-buahan renyah seperti seledri, apel, wortel hingga ubi ternyata sangat baik untuk mendorong produksi liur yang dapat melawan bau mulut! Selain itu, mengunyah buah dan sayuran semacam itu juga rupa-rupanya cukup ampuh untuk menyingkirkan plak dan sisa-sisa makanan lain yang bersarang di gigi sehingga menyebabkan napas beraroma kurang enak.

Meminum cukup air putih

Walaupun meminum dua liter air dalam sehari terdengar seperti tugas mudah, tapi nyatanya sebagian besar orang masih belum bisa memenuhi keharusan tersebut. Padahal, kurangnya minum bisa menyebabkan bau mulut semakin sukar untuk teratasi dengan baik. Sebab, liur adalah cara alami tubuh kamu untuk mengurangi bakteri. Dengan konsumsi air yang memadai, produksi liur akan mencukupi pula untuk dapat menetralisasi aroma kurang sedap dari mulut. Jadi, jangan pernah meremehkan pentingnya asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh kamu.

Mengonsumsi rempah-rempah

Tentu ada alasannya mengapa pasta gigi yang dijual di pasaran seringkali mengandung ekstrak mint, bukan? Ya, ternyata ragam tanaman herbal seperti pepermin tak terkecuali peterseli, tarragon, kepulaga, rosemary, dan biji adas alias fennel tak hanya bisa digunakan sebagai penyedap masakan saja, tetapi juga memiliki khasiat guna menyegarkan napas secara alamiah! Enggan mengunyah daunnya? Jangan khawatir, karena bumbu-bumbu tersebut dapat direndam dalam air panas agar sari-sarinya bisa diminum.

Meminum teh hijau

Teh hijau tak hanya bisa menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan kamu secara umum, namun juga memiliki khasiat yang banyak kegunaannya bagi kebersihan mulut. Pasalnya, kandungan polyphenol di dalam teh hijau bisa menghilangkan senyawa yang dapat menyebabkan halitosis. Tidak hanya itu, sejumlah penelitian ilmiah juga membuktikan bahwa teh hijau dapat mencegah kerusakan gigi atau bahkan kanker mulut. Namun, hindari menambahkan gula ke dalam teh agar tak memicu bakteri yang dapat berujung pada aroma kurang sedap dari dalam mulut.

Mengonsumsi minyak ikan

Kamu mungkin sudah mengetahui banyak manfaat minyak ikan untuk pencegahan berbagai penyakit, mulai dari kanker hingga penyakit kardiovaskular. Namun selain itu, siapa sangka jika unsur omega-3 di dalamnya juga diklaim mampu mengatasi pertumbuhan bakteri di mulut serta kendala peradangan yang kerap menjadi akar masalah halitosis. Kalaupun kamu masih merasa ragu-ragu untuk memasukkan hidangan ikan ke dalam menu sehari-hari, suplemen minyak ikan bisa menjadi alternatif praktisnya.

[source Harper’s Bazaar Indonesia | foto freepik.com]

Facebook Comment