Fury: Aksi Heroik Brad Pitt

912
0
brad pitt fury

Formula Jerman sebagai pihak musuh sebenernya formula basi. Maklum, stereotip kalau Jerman itu negara yang kuat, kasar, dan jahat [thanks to Adolf Hitler], sudah tersebar sejak lama, di mana-mana. Apalagi, waktu Perang Dunia, Jerman dan Amerika Serikat berada di blok yang berbeda.

Amerika Serikat dengan Hollywood-nya, mampu mengukuhkan stereotip itu lewat produk-produk film dan serial televisi. Jadi kalau ada film tentang tentara Jerman yang jahat, sepertinya kok, semacam deja-vu, ya…

Tapi tunggu dulu. Biarpun formula sama, yang penting penyampaiannya baru. Seperti film terbaru Brad Pitt yang berjudul Fury ini. Berkisah tentang Sersan Wardaddy pada Perang Dunia II yang memimpin empat anggota lain dalam sebuah tank, untuk melawan 300 pasukan Jerman.

Yup, 300. Jumlah yang tak sebanding serta kurangnya persenjataan yang mereka miliki, mengharuskan mereka untuk menyusun strategi agar dapat menghancurkan jantung pertahanan Jerman.

Visual effect serta dentuman suara yang ciamik benar-benar menggambarkan kengerian Perang Dunia II. Penonton dibawa untuk menelusuri setiap jejak gersang serta suasana mencekam yang ada di dalam salah satu perang terbesar umat manusia.

Jerman kalah?

Iya, Jerman memang kalah pada Perang Dunia II. Tapi kekalahan yang diceritakan dalam film ini memang agak konyol. Dengan strategi khusus, memang ada kemungkinan [walaupun kecil], bagi lima orang prajurit, untuk menghancurkan seluruh pertahanan NAZI. Namun beberapa adegan, seperti pengepungan tank oleh tentara Jerman, di mana para tentara tersebut hanya bermodalkan senjata biasa, tentunya terdengar bodoh bagi mereka yang tahu betul strategi perang.

Rasanya, para prajurit terlatih NAZI tak mungkin melakukan hal yang ceroboh semacam itu. Walaupun hanya satu, tetapi sebuah tank bisa mengeluarkan tembakan berbahaya, lho. Seolah film ini semakin membuat penonton berpikir: “No wonder, Jerman kalah. Strateginya saja begitu.”

Selain itu, konsep lawas “American Hero” juga kental sekali dalam film ini. Ya, tentu saja. Film buatan Hollywood selalu begitu, kan? Tapi untuk Anda yang suka dengan film survival, terutama dengan latar belakang perang [juga suka dengan gagahnya suami Angelina Jolie ini], film ini sebetulnya cukup layak untuk ditonton. [teks:@intankirana foto: IMDB]