Romansa Lantai Dansa

198
0
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

beat dan nuansa musik ala A-ha dan Duran Duran di awal karir, Diskopantera yang biasa dikenal sebagai DJ (Disc Jockey) mengusung musik 80’s & 90’s, menyanyikan bait lirik sensual di atas secara “menggesah”, nan menggoda

Ya, Diskopantera kali ini bernyanyi kembali, setelah beberapa tahun yang lalu sempat mengeluarkan single Cynthia (2015) dan Hujan yang berkolaborasi dengan Thomas Ramdhan dari grup band Gigi di tahun kemarin. Single ketiga yang diberi titel Romansa Lantai Dansa kembali bercerita tentang seorang perempuan yang diimpi-impikan: cantik, seksi dan smart

Bukan Diskopantera kalau apa yang dimetaforakan pada lagu tidak memuat unsur disko itu sendiri. Sesuai judulnya, isi lirik pun tak jauh dari suasana saat DJ sedang memainkan musik, lalu mata tertegun menyoroti sang perempuan yang sedang berdansa dengan manja. Hingga lantai dansa pun ditasbihkan sebagai altar untuk memadu kasih.

Hal yang perlu dilingkari dari musik yang diproduksi oleh MSSVKNTRL dan juga Luzla serta Hardi Novian untuk penulisan lirik, yang diproduseri oleh Diskopantera. Walau beat yang mengiringi lagu ini masih dalam kategori mid- tempo tapi dapat dipastikan lagu ini mengajak pendengar dari lagu ini untuk berdansa. Seperti apa yang dikatakan oleh Diskopantera, “yang mendengarkan lagu ini tak usah ragu untuk lemesin, jangan dilawan”. Satu hal yang pasti, mereka yang terperangkap lagu ini, akan diajak untuk kembali ke era 80-an, lengkap dengan bayangan mengenai rok mini, rambut bop, lampu disko, synthesizer, ebony discotheque dan pernak-pernik disko lainnya yang  hits di zaman itu.

In case you missed it