Music Festival’s Area: Pilih Makanan Berat Atau Makanan Ringan?

1077
0
20131006 203038

Salah satunya di festival musik Java Soulnation 2013 yang terselenggara beberapa waktu kemarin, menyisakan banyak cerita menarik. Bukan hanya penampilan musisi yang ditunggu-tunggu dan gaya berpakaian sejumlah penonton yang jadi ‘hiburan’ khusus, sejumlah booth makanan dan minuman juga menjadi satu hal penting di setiap festival musik.

Tujuan dari hadirnya booth makan dan minuman ini tentunya adalah memberikan fasilitas untuk para penonton yang hadir untuk mengisi perut kosong mereka. Maklumlah, festival musik seperti halnya Java Soulnation yang diselenggarakan 3 hari berturut-turut dengan jumlah stage yang lebih dari satu membuat sejumlah penonton harus mengeluarkan tenaga ekstra.

Yang diuntungkan dari ‘fenomena’ ini bukan hanya penonton yang terkena serangan lapar dan haus, tapi juga para exhibitor yang membuka booth makanan dan minumannya di festival musik tersebut. Omset yang diterima sebanding dengan sewa tempat. Hal ini diakui oleh salah satu exhibitor yang membuka kedai nasi goreng dan mie goreng yang mengaku juga kalau harga yang dijual pada saat festival musik berlangsung, dengan menaikkan sedikit dari harga normal.

Lain halnya dengan salah satu gerai cepat saji yang menjual pizza mereka dengan harga Rp.10ribu per slice nya. Ini mungkin yang jadi favorit orang-orang, selain memberikan paket hemat, diakui oleh salah satu penonton memilih pizza ataupun hotdog dibandingkan dengan makanan berat lain sekelas mie atau nasi goreng dianggap lebih ‘nggak ribet’. Tapi ada juga salah satu Hard Rockers yang memilih makanan berat dengan alasan supaya nggak makan lagi sampai acara selesai, hmm boleh juga sih ya.