Don’t Call My Name

    173

    Penyanyi RnB muda berbakat Rafi Sudirman merilis single terbaru ‘Don’t Call My Name’. Single ini merupakan single kedua Rafi setelah bergabung dengan label Warner Music Indonesia. Sebelumnya, ia telah mengeluarkan single Collide di tahun 2021 dan Collide (acoustic version) pada bulan Januari kemarin.

    Mahasiswa jurusan Komunikasi di Universitas Indonesia ini mengambil inspirasi kisah percintaan pribadi dan juga teman-teman seumurannya. Menurutnya, Don’t Call My Name menggambarkan rasa amarah dalam suatu hubungan.

    “Amarah dan keluh kesah dalam suatu hubungan. Lelah dengan segala masalah yang terjadi hingga salah satu pihak menyerah dan meminta untuk tidak memanggil namanya lagi.”ujar Rafi dalam siaran pers tertulisnya.

    ‘Don’t Call My Name’ merupakan lagu pertama Rafi yang dikemas dengan aransemen up-beat . Lagu ini ditulis oleh Rafi bersama dengan HNATA, Farrel Cahyono dan Alicia Sutedja. Produsernya adalah Rafi Sudirman dan Ankadiov Subran.

    Selain aransemen yang baru, Rafi juga memuat music video dengan konsep baru sesuai dengan nuanasa lagunya. Music video dapat dinikmati di kanal youtube Rafi Sudirman.

    ”Konsep Music video ini sangat menarik, dengan adanya cerita yang unik didukung dengan tim yang berkontribusi secara makro membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Uniknya, saya perdana melakukan koreo dan dansa di music video kali ini.”katanya.

    Don’t Call My Name, lanjut Rafi, ditujukan tidak hanya untuk pendengar remaja saja. Tujuan dari lagu ini adalah untuk bisa dinikmati saat momen-momen bahagia, sedih, campur aduk ataupun momen bersama orang lain.

    “Dengan adanya lagu ini, saya berharap ini bisa menjadi bagian dari momen-momen indah yang akan terjadi dikedepannya.”harap Rafi.

    Rafi bergabung bersama major label Warner Music Indonesia di tahun 2021. Sebelumnya  ia menulis, memproduksi dan mempromosikan lagu-lagu secara independent.

    In case you missed it
    Fickry & 22Weeks
    Efek Rumah Kaca
    Labrinth
    Ava Max
    Armani White
    Slowtide