Saksikan animasi kerja otak dalam film Inside Out

2571
0

Sebuah film baru besutan Pixar Animation Studios berjudul ‘Inside Out’ bakal segera rilis di sini, Hard Rockers.

Film ini menceritakan bagaimana otak bekerja untuk menentukan apakah harus sedih, takut, bahagia, atau senang.

Dalam pembuatannya yang terinspirasi dari anak perempuan sutradara film ini, Pete Docter, mereka sampai harus berkonsultasi dengan psikolog terkemuka Paul Ekman dan Profesor Psikologi Dacher Keltner.

Alhasil, saat film ini tayang perdana di Festival Film Cannes Juni lalu, Hard Rockers, tanggapan positif datang dari selebriti, media, dan beberapa pengamat film yang hadir di sana.

Seperti apa serunya, berikut review kami untuk film ini.

Kisah dimulai dari kemunculan pertama Riley di sebuah rumah sakit, pada saat yang sama muncul juga penanggung jawab sisi bahagia Riley yang bernama Joy.

Selanjutnya, bersamaan dengan bertambahnya usia Riley, muncul juga karakter emosi baru yakni, Fear [bertugas untuk menjaga Riley tetap aman], Anger [pengatur emosi marah untuk memastikan Riley diperlakukan adil], Disgust [yang mengatur rasa suka dan tidak], dan Sadness [yang menentukan kapan harus bersedih].

Pixar menggambarkan ruang kerja Joy, Fear, Anger, Disgust, dan Sadness, seperti ruang kemudi kapal ruang angkasa. Ada alat pengatur emosi, lemari penyimpan ingatan, tempat penyimpan ingatan inti, gudang penyimpan ingatan, lembah pembuangan memori, dan istana-istana pencapaian emosi seperti keluarga, kejujuran, dan lainnya. Bola-bola dengan berbagai warna meluncur keluar setiap ada kejadian yang emosional. Gokil animasinya, Hard Rockers!

Tetapi ketika keluarga ini harus pindah dari rumah yang penuh kenangan itu, dari Minnesota ke San Franciso, masalah mulai datang. Bertepatan dengan itu pula, Sadness mulai mencoba mengambil peran di pusat kendali, namun Joy mencegahnya, ia ingin Riley tetap ceria.

Melalui suatu kejadian, Joy dan Sadness terhempas ke gudang penyimpanan ingatan yang berada jauh dari ruang kontrol utama. Sehingga, ruang kontrol dipegang tiga karakter emosi, Anger, Fear, dan Disgust. Jadinya, Riley berubah menjadi anak yang cepat emosional.

Perubahan diri Riley yang ‘180 derajat’ ini, membawa gadis berusia 11 tahun itu berada dalam jurang bahaya. Anger, Fear, dan Disgust berharap Joy dan Sadness dapat segera kembali supaya Riley dapat ceria lagi.

Bagaimanakah perjuangan Joy dan Sadness untuk menemukan cara kembali ke ruang kontrol utama? Dan bahaya apa yang mengancam Riley? Hard Rockers bisa menyaksikan keseruan film ini mulai 19 Agustus di seluruh bioskop favorit Hard Rockers. Don’t miss it to get know how brain works, Hard Rockers!