Gaya Sekaligus Investasi? Why Not?!

1147
FinClinic

 

Style memang perlu tapi kalau akhirnya jadi nyusahin, ya ngapain juga? Betul gak? Nah di hari Rabu (10/04/2013) Good Morning Hard Rockers Show ngobrol–ngobrol soal benda konsumtif yang bisa jadi investasi bareng QM Financial. Mungkin banyak orang yang membeli barang hobi, seperti tas super mahal, lalu ketika ditanya kenapa beli tas itu? Mereka menjawab “yaa buat investasi..” tapi apa benar demikian?

Ternyata menurut Fitri dari QM Financial memang ada beberapa barang konsumtif/gaya yang bisa dikategorikan kedalam barang investasi. Diantaranya adalah:

  • Perhiasan Emas (jangan emas putih dan kalau bisa logam mulia) atau Berlian dengan sertifikat GIA (The Gemological Institute of America)
  • Properti di lokasi premium
  • Tas dan Arloji merk tertentu
  • Mobil/Motor Klasik (dengan catatan jangan lupa dihitung belanjaan saat merestorasinya)
  • dll

Beberapa barang diatas adalah barang konsumtif yang bisa menaikkan gengsi para pemiliknya, namun di saat yang bersamaan barang itu juga bisa menjadi investasi karena apabila dijual kembali harganya tidak terlalu jatuh. Selain itu menurut Fitri, Investasi parameternya juga tidak melulu dari harga jual barang. Jadi kalau barang mahal yang kita beli itu juga memiliki masa pakai yang lama (awet) dan akhirnya kita jadi tidak perlu membeli barang serupa dalam jangka waktu tertentu, maka itu termasuk investasi juga. Meski begitu semua barang tadi sangat tidak disarankan untuk dibeli dengan cara dicicil ya!