Manfaat Menyusun Dana Menikah

1202
cats wedding

 

Buat Bayu Oktara yang “berpengalaman” soal menikah, tidak terlalu bingungl bagaimana caranya menyusun dana pernikahan mungkin tidak akan jadi masalah. Tapi berbeda untuk Hard Rockers yang sedang punya rencana menikah, maka perencanaan tentang dana menikah terutama penyusunannya akan cukup membuat pusing kepala. Menikah, selain harus dicari budget-nya, juga harus memastikan pos – pos pengeluarannya, kenapa? Karena seringkali budget yang ada sudah habis duluan karena salah perhitungan. Untuk itu perlu dicatat secara tertulis. tetapi sebelum melakukan pencatatan, menurut narasumber kita QM Financial, perlu dilakukan beberapa hal terlebih dahulu:

•Konsultasi dengan pasangan dan kedua keluarga, mau pernikahan seperti apa, agar ada kesatuan visi, misi, dan biaya

•Alokasikan semua kebutuhan menikah sesuai dengan kemampuan bukan dengan keinginan dan dari jauh – jauh hari.

•Berkomitmen pada apa yang dipersiapkan, jangan sampai apa yang sudah direncanakan dengan panjang dan matang jadi gugur karena pengeluaran untuk emosi sesaat.

Jika sudah, buat lah pos – pos pengeluaran minimalnya, seperti berikut:

•Gedung (harus dp 30-40% dari harga)

•Catering (dp booking tanggal)

•Dokumentasi (foto/video – akan lebih mahal kalau dengan pre-wed)

•Dekorasi (harus dp)

•Undangan (harus dp)

•Baju Pengantin (beli atau sewa?)

•Make up

Selain itu yang terpenting adalah menyiapkan dana setelah menikah, misalnya, dana untuk dp dan cicilan rumah. Disinilah ujian sesungguhnya dimulai, dan untuk menjaga hal – hal yang tidak diinginkan, kita perlu menyiapkan dana darurat yang besarnya adalah 4 kali penghasilan.

 

Jangan lupa cari pasangannya juga ya!