Ide untuk Indonesia, channel YouTube yang edukatif & informatif

3227
0
Gerald Sebastian

GMHR bersama Ary Kirana dan Gofar Hilman yang akan membahas ide untuk Indonesia, bersama Gerald Sebastian, Co-Founder & Business Development channel YouTube Kok Bisa? dan juga Jatmiko (nama samaran).

Sebagian besar dari kalian pasti suka nonton channel YouTube Kok Bisa? dong! Yap, video animasi bertemakan edukasi ini merupakan salah satu karya anak bangsa yang dikemas dengan gaya menghibur namun tetap informatif.

Ide ini bermula karena keresahan Gerald & Jatmiko akan tayangan yang kebanyakan kurang mendidik, maka dari itu terlintaslah ide untuk membuat channel edukasi dengan menyasar target remaja di YouTube.

Channel YouTube Kok Bisa? sendiri sampai saat ini sudah memiliki 83 video dengan berbagai judul seperti, “Kenapa 1 menit itu 60 detik?” “Mengapa kita merasa gatal?” atau “Mana yang duluan, ayam atau telur?” serta masih banyak video lainnya yang dibuat untuk mengedukasi sekaligus hiburan.

Pada dasarnya Kok Bisa? mempunyai tagline bahwa “Tidak ada pertanyaan yang bodoh“, maka dibuatlah video animasi-edukasi tersebut, atau juga pertanyaan dari audiens yang nantinya akan diperhitungkan untuk dijawab oleh tim.

Untuk tim Kok Bisa? sendiri sekarang sudah ada 7 orang yang ahli di bidangnya masing-masing, seperti menggambar, membuat animasi, dan juga tim riset.

Setelah buat 83 video dalam setahun, apa yang kalian dapet dari channel YouTube yang udah kalian buat? 
Banyak  orang orang yang sepemikiran bahwa kita udah butuh banget tayangan pendidikan, kita udah sampe dititik dimana kita semacam krisis, tayangan kita tuh udah kurang mendidik.

Creative Content via YouTube platform, tujuan awalnya senang-senang atau nyari uang?
“Lebih ke penyaluran hobi sih tepatnya, karna kuliah nggak ada  yang basic-nya animasi sama sekali. Nggak pernah mikirin duit lebih ke concern tayangannya.”

Tapi dapat uang ‘kan dari YouTube? 
Iya, lumayan.”

Seberapa penting menjaga konten?
“Saking jaga kontennya, dulu pernah bikin satu video, tapi karena kurang bagus jadi di take down, udah di upload udah ditonton, tapi tetep kita take down, nggak apa-apa kehilangan viewers yang penting kualitas tetap terjaga.”

Dapat uang dari YouTube aja atau dari sponsor?
Ada 3 cara, AdSense YouTube, endorse, & outsourcing. Jadi bisa bikinin jasa animasi, selain bikin di YouTube channel, bisa juga nyediain jasa animasi. Jadi, bikinin animasi untuk produk tertentu.”

Apa aja yang dibutuhin biar channel YouTube bisa sustainable (mampu bertahan)?
“Konsistensi, ada jadwal untuk upload, nggak bolong-bolong, dan naikin kualitas video.”

Untuk kebebasan berekpresi, apa batasan yang harus dipunya?
“Mengerti batasan dan nyampein secara positif, itu ya balik lagi ke diri kita sendiri ibaratnya kayak pisau, gimana cara kita gunainnya, gimana cara kita ngemas kontennya dan itu bisa jadi bermanfaat bagi kita sama yang nonton.”

“Kayak analogi pisau aja, kalau kita kasih kasih ke penjahat bisa dipake untuk kejahatan, kalau kasih ke koki bisa untuk bikin makanan enak.”

Wah, ternyata yang tadinya cuma iseng, YouTube juga bisa jadi penghasilan utama, lho. Bisa dijadiin inspirasi untuk berkarya nih, Hard Rockers!

Mau tau seperti apa video dari Kok Bisa? Yuk lihat di bawah ini!

Jangan kelewatan berita-berita terkini lainnya seputar dunia film, musik, dan entertainment! Streaming terus Hard Rock FM di sini!

[teks Nada Inditya Lifa | foto linkedin.com]

Baca juga:
Seru-seruan bareng Nicole di Hot Babes!
Ini pujian dari Taylor Swift untuk Zayn Malik
Olahraga dengan menggunakan jaket parasut? Hati-hati!