Beli Mobil Bekas? Hati – hati Pedagang Mobil Nakal!

1531
Mobkas-01

Selain itu, buat Hard Rockers yang tidak sabaran mobil bekas cenderung lebih “gak ribet” karena users tidak perlu melewati masa uji coba atau yang sering disebut masa inreyen (Belanda: inrijden). Dimana pada masa ini kita tidak boleh berkecepatan tinggi demi menjaga kinerja mesin yang masih baru. Nah, saat membeli mobil bekas, setelah kita menentukan jenis dan merk yang mau dibeli. Langkah selanjutnya adalah mencari penjual mobil tersebut, cara umum yang biasa dilakukan selain membeli ke perorangan adalah membeli mobil ke pedagang mobil bekas yang sering disebut Pedagang MobKas. Namanya pedagang, ada yang jujur ada yang tidak, lalu langkah apa saja yang perlu diantisipasi biar tidak “dikibulin” pedagang tak jujur? Berikut tipsnya yang diambil dari AutoBild:

MEMUDARKAN ODOMETER

Sebagian pedagang kerap memundurkan odometer atau jarak tempuh mobil. Biasanya jika mobil memiliki kilometer atau jarak tempuh yang rendah, maka konsumen lebih berminat. Padahal bisa saja jarak tempuh yang tertera di dashboard hanyalah akal – akalan penjual. Agar tidak tertipu, sesuaikan permukaan cat, kontur setir, tuas persneling, atau armrest apakah tampak aus atau tidak? Atau busa yang keras atau terlalu empuk. Gak mungkin mobil ber-km rendah tapi ornament – ornament diatas udah aus kan?

NOMOR RANGKA TIDAK SAMA

Hal ini cukup berbahaya. Nomor rangka dan nomor mesin wajib sesuai dengan yang ada di BPKB dan STNK. Kalau tidak, bisa saja mobil tersebut merupakan mobil curian, atau surat-surat asli mobil tersebut tidak lengkap.

MENJUAL MOBIL DI TEMPAT GELAP

Hindari melihat mobkas incaran di tempat gelap seperti di garasi, showroom yang gelap, atau lainnya. Karena sulit melihat kondisi mobil secara jelas. Bisa saja ada cacat seperti penyok kecil, dan lainnya yang tidak kelihatan. Sebisa mungkin periksa mobil di area yang terang.

MENJUAL DIBAWAH HARGA PASARAN ATAU BUTUH UANG

Jangan cepat tergoda jika ada penjual mobkas yang menjual mobil de­ngan harga jauh lebih murah dari pasaran dan meminta untuk segera membeli mobkasnya. Bukan tidak mungkin, terdapat kerusakan fatal atau cacat yang sudah tidak bisa diperbaiki lagi pada mobil itu. Atau dokumen sudah tidak lengkap/asli.