The Perfect Touring Bike

7422
sepeda turing

Bagi Hard Rocker yang memiliki jiwa petualangan, terutama yang hobi touring, pasti tahu betul kalau touring itu nggak harus menggunakan motor. 

Sejauh apapun tujuan turing tetap asyik dan aman kok naik sepeda. Asalkan, pemilihan sepeda touringnya sudah tepat.

Seperti kita ketahui, ada banyak jenis sepeda. Di antaranya sepeda lipat, mountain bike, road bike, recumbent bike. Sayangnya, belum tentu jenis-jenis sepeda tersebut, sudah memenuhi syarat untuk menjadi sepeda touring.

Terus bagaimana cara memilih sepeda touring yang tepat? Nggak usah bingung. Nih, petunjuk bagi Hard Rockers yang untuk mengetahui ciri-ciri sepeda touring:
 
1. Ukuran Ban
Sepeda touring memiliki tapak ban yang lebih lebar dibanding sepeda balap. Hal ini memungkinkan sepeda touring mampu membawa beban lebih berat, dan dikendarai di jalan rusak. Sebagian besar sepeda turing mampu mengatasi kondisi jalan-jalan tanah, berbatu atau jalan rusak.

2. Frame dari baja
Sepeda touring biasanya dibuat dari baja tahan banting. Karena sepeda turing dituntut untuk mampu membawa beban extra berat, maka frame sepeda touring harus dibuat dari bahan yang lebih kuat. Umumnya yang banyak digunakan adalah jenis baja Chrome Moly (CrMo 4130).

3. Desain nyaman untuk tubuh
Produsen dan desainer sepeda touring tahu betul bahwa pesepeda touring akan banyak menghabiskan waktu yang sangat panjang di atas sadel, karena itu mereka mendesain sepeda yang lebih nyaman untuk punggung, pantat, tangan atau lengan dan leher kita.

4. Kelengkapan sepeda 
Pada sepeda touring sudah tersedia behel agar kita mudah memasang rack depan dan belakang, untuk membawa tas pannier di sepeda. Selain itu, ada beberapa kelengkapan kecil lain yang ada (bisa juga tidak) pada sepeda touring. Hal ini agar lebih nyaman dikendarai dalam perjalanan jarak jauh. Misalnya pegangan pompa tangan atau tempat jari-jari sepeda cadangan.