Paula Hawkins: The Girl on the Train

1615
0
book 1

Novel karangan Paula Hawkins menjadi salah satu buku yang dibanding-bandingkan dengan cerita Gone Girl yang bergenre thriller dan psikopat.

Bagi Hard Rockers yang senang dengan buku maupun film dengan unsur psikologi dan juga thriller, buku ini dapat dijadikan suatu pilihan untuk dibaca saat santai. Alur yang diberikan di buku ini, tidaklah selambat dalam Gone Girl. Walaupun buku ini disama-samakan dan dibanding-bandingkan, tentunya buku ini mempunyai ciri khas tersendiri dan cerita yang tentunya menarik.

Rachel, seorang yang adiktif dengan alkohol. Sehari-hari, naik kereta untuk pergi ke kota dan bekerja demi menyambung kehidupannya. Rachel selalu melihat pemandangan yang sama setiap pagi.

Dua pasangan romantis yang ia namakan “Jason dan Jess” yang selalu terlihat menyantap sarapan setiap pagi di depan rumahnya, yang terletak di pinggir rel kereta. Pemandangan yang ia lihat ini membuatnya menuliskan cerita tentang Jason dan Jess versinya sendiri.

Namun, suatu hari sesuatu terjadi pada Jason dan Jess. Rachel tidak melihat sosok Jess di tempat yang sama. Ia mulai menuliskan ceritanya sendiri yang ia anggap nyata. Apakah yang terjadi dengan Rachel? Siapakah sosok Jason dan Jess sebenarnya?

Buku ini dipenuhi dengan rahasia, dan ending yang twist. Misteri-misteri yang ditonjolkan begitu nyata. Cara penulisan dari angle yang berbeda akan membuat otak bekerja lebih keras. Suasana London sangat detil, akan mengajak pembacanya berimajinasi bagaimana suasana London. [teks @chrissjee | foto nytimes.com]