Adegan Mobil Terbang Akan Kembali Terulang di Fast & Furious 10

44

Bocoran mengenai adegan dalam Fast & Furious 10 terungkap melalui postingan terbaru dari Vin Diesel dalam akun Instagramnya. Salah satu adegan yang kabarnya akan ada di Fast & Furious 10 adalah ‘flying car’ atau mobil terbang.

Vin Diesel memperlihatkan lokasi syuting untuk film Fast & Furious 10. Gak hanya sendiri, Vin Diesel bersama dengan Ritchson yang perannya masih belum dipublikasikan.

Dalam lokasi syuting ini terlihat set sebuah pesawat kargo. Pesawat kargo tersebut membawa mobil khas Dom’ 1970 Dodge Charger R/T di dalamnya. Jika lo masih mengingat, pesawat ini pernah muncul saat film Furious 7 yang dirilis tahun 2015.

Salah satu adegan di  film Furious 7 ketika itu adalah di mana keluarga balap Dom melakukan aksi terjun payung dengan mobil-mobilnya dari dalam pesawat kargo. Ada lima mobil ‘terbang’ dengan pengendaranya masing-masing yang terjun dari pesawat kargo.

Senada dengan hal ini, Ritchson mengungkap bahwa ada salah satu adegan di Fast & Furious 10 yang  berhubungan dengan ‘flying car’ alias mobil terbang.

View this post on Instagram

A post shared by Vin Diesel (@vindiesel)

Film Fast & Furious sendiri akan berakhir di dua film selanjutnya di Fast & Furious ke-10 dan ke-11. Kabar terbaru sang sutradara, Justin Lin akan membuat dua film terakhir dari Fast Furious saling berhubungan sehingga akan menjadi dua bagian kisah final dari The Fast Saga.

“Yang ke sembilan adalah film pertama dari bab yang terakhir itu. Kami sedang mengatur ulang semuanya sehingga dua film berikutnya dapat menyelesaikan perjalanan cerita franchise yang luar biasa terutama bagi karakter-karakternya,” ungkap Justin Lin sang sutradara dilansir dari Entertainment Tonight.

Senada dengan sang sutradara, sang aktor Vin Diesel juga mengatakan bahwa ini merupakan waktu yang tepat untuk mengakhiri perjalanan dalam waralaba Fast & Furious. Sempat diremehkan pada awal kemunculan saat merilis film The Fast and the Furious tahun 2001 silam, kini waralada Fast & Furious mencapai puncak karirnya.

“Franchise film ini sempat dipandang sebelah mata. Pencapaian franchise ini hingga akhirnya dapat menjadi salah satu waralaba tertinggi karena ia memulai dan memiliki jiwa, dan setiap jiwa haruslah beristirahat,” ungkap Diesel.

 

Penulis: Rifqi Fadhillah