Agnez Mo Diabadikan dalam Bentuk Patung Lilin di Madame Tussauds Singapura

55

Penyanyi Agnez Mo memamerkan patung lilinnya yang telah diresmikan di Madame Tussauds Singapura. Agnez sangat berterima kasih atas apresiasi dirinya yang diabadikan dalam bentuk patung lilin.

Sebuah kebanggaan tentunya bagi Agnez Mo yang dibuatkan duplikat dirinya dalam patung lilin di Madame Tussauds Singapura. Agnez tergabung dalam deretan tokoh-tokoh dunia yang sosoknya juga diabadikan dalam patung lilin.

View this post on Instagram

A post shared by AGNEZ MO (@agnezmo)

“Ini baru saja terjadi dan terasa begitu nyata,” tulis Agnez Mo dalam Instagram.

“Terima kasih Madame Tussauds karena telah mengenali gadis kecil yang unik ini dalam diri saya, untuk merayakan saya memilih BUKAN versi mereka, tetapi versi saya dari saya, dan untuk merayakan saya yang tidak rusak namun mengganggu sebagai warisan saya. Saya merasa terhormat,” sambungnya lagi.

“Ini diambil sekitar 10 menit sebelum seluruh acara dimulai.. untuk saat ini… izinkan saya meluangkan waktu sejenak untuk berada di sini. Menikmati semuanya.. Seperti yang selalu saya katakan, Warisan daripada ketenaran. Warisan di atas uang,” jelasnya lagi.

“Terima kasih untuk @madametussauds karena terbang jauh dari London ke LA untuk mewujudkan ini (dan melakukan 200 pengukuran lol) dan untuk @mtssingapore untuk memperlihatkan patung lilin saya kemarin. Dan untuk @prabalgurung terima kasih telah mendandani patung lilin saya. Saya mengagumi Anda dan apa yang Anda kerjakan. Koleksi Anda ini mewujudkan apa yang benar-benar saya yakini, kesatuan dalam keragaman,” jelasnya.

Madame Tussauds Singapura memiliki koleksi ribuan patung lilin dari orang-orang paling berpengaruh di dunia. Jajaran patung lilin dari sosok yang paling berpengaruh di dunia dipajang di Madame Tussauds Singapura.

Agnez Mo bukanlah orang pertama dari Indonesia yang dibuatkan patung lilin di Madame Tussauds Singapura. Sebelumnya, ada Presiden Indonesia Pertama Soekarno, Rudy Hartono, Anggun C Sasmi dan Presiden Joko Widodo.

 

Penulis: Rifqi Fadhillah