Diblokir di Instagram, Kanye West Putuskan Beli Beli Media Sosial Parler

45

Setelah diblokir di beberapa media sosial, Kanye West akhirnya memutuskan ingin membeli media sosial bernama Parler. Dengan membeli media sosial, membuat rapper tersebut akan bebas dalam mengupload konten sesuka hati tanpa ada yang memblokirnya.

Kanye West sudah sepakat bakal membeli media sosial parler. Parler sendiri sering digunakan di kalangan politik konservatif Amerika Serikat, yang telah berdiri sejak tahun 2018 lalu.

Dilansir dari Reuters, Parlement Technologies, perusahaan induk Parler, mengungkapkan kerja sama bisnis mereka akan selesai pada kuartal keempat 2022. Belum diungkap mengenai berapa nilai pembelian perusahaan tersebut.

Medsos Parlel sendiri sebelumnya perna dihapus oleh Google dan Apple. Penghapusan Parlel ini terjadi setelah insiden di Capitol tahun 2021 lalu.

CEO Parlement Technologies, George Farmer telah membicarakan mengenai Kanye West yang tertarik membeli Parler sesudah Paris Fashion Weeks. Hal yang membuat Kanye West tertarik membeli Parler adalah karena media sosial Instagram yang memblokirnya.

“Salah satu motivasi diskusi adalah tentang Instagram yang memblokir dia (Kanye West),” kata Farmer.

Sebelumnya, Kanye West telah mengunggah konten yang berbau kontroversial yang pada akunnya yang kembali diblokir. Setelah sebelumnya Instagram melakukan pemblokiran terhadap akun Kanye West, kini giliran Twitter yang ‘menggembok’ akun Kanye West.

Dilansir dari Reuters, Kanye West mengunggah konten yang menyebut bahwa seorang musisi dikuasai oleh “orang-orang” Yahudi. Gak lama berselang, konten tersebut dihapus oleh Instagram dan akun Kanye West pun diblokir.

Baca Juga: Perusahaan Amerika Buat Sneakers untuk Kuda!

Akunnya di Instagram diblokir, West pun beralih ke media sosial Twitter. Kemudian, mantan kekasih Kim Kardashian itu langsung menyerang CEO Meta Mark Zuckerberg di Twitter dengan sebuah cuitannya. Padahal, West udah lama ga muncul di Twitter sejak dua tahun terakhir.

 

Penulis: Rifqi Fadhillah