Dracula Untold: Sisi Lain Sang Penghisap Darah

3428
0
drakula

Vampir ala Bram Stokes memang legendaris dan tak mudah dilupakan. Sosoknya yang ganas dan tanpa ampun, menciptakan kengerian yang nyata bagi para penggemar film horor. Apalagi, ketika citra vampir dibantai habis oleh Edward Cullen yang lembut dan lemah bila berhadapan dengan cinta. 

Tapi tahukah Hard Rockers, kalau Drakula punya sisi lain? Kini, ia memang penyendiri yang menjadi musuh bagi umat manusia. Tetapi jaman dahulu kala, ia adalah Raja yang arif dan dihormati: Raja Vlad Tepes [diperankan Luke Evans]. Ia rela berkorban untuk keluarga dan rakyatnya. Melindungi mereka dari serangan 100.000 pasukan Turki yang dipimpin oleh Sultan Mahmed II.

Namun justru pengorbanan inilah yang mengubah Vlad menjadi sosok monster haus darah. Yang memiliki potensi untuk mencelakai orang-orang yang ia cintai.

Pertemuan dengan Master Vampire membuatnya memiliki kekuatan baru: menjadi vampir drakula yang tak terkalahkan. Ia bahkan mampu menggerakkan ribuan kelelawar hanya dengan kibasan tangan, serta membuat vampir-vampir baru untuk mengalahkan pasukan Turki

Too Perfect To Be True?

Setiap penonton memiliki harapan agar lakon utama menang. Lalu cerita berakhir bahagia. Tapi rasanya, hal itu justru yang membuat Dracula Untold dicerca di berbagai situs film, seperti IMDB dan Rotten Tomatoes.

Kelemahan drakula adalah perak dan matahari. Dua hal tersebut seharusnya dapat menjadi trigger yang baik dalam menciptakan konflik. Tetapi entah termakan mitos vampir sempurna ala Cullen Family, atau sekadar ingin membahagiakan penonton, Gary Shore, sang sutradara, malah membuat cerita jadi membosankan.

Berawal dari Vlad yang pada awalnya mulai kebal terhadap sinar matahari, kekuatan-kekuatan “konyol tapi nyata” pun muncul: tahan untuk tidak minum darah manusia, dan tidak mati dalam kepungan koin-koin perak. Sedikit menggelikan. Kesempurnaan vampir heroik ini justru membuat cerita menjadi cacat. [teks:@intankirana| foto IMDB]