Film LIKE & SHARE Angkat Fenomena Anak Muda dan Kekerasan Seksual

28
Film LIKE & SHARE Angkat Fenomena Anak Muda dan Kekerasan Seksual

Starvision dan Wahana Kreator kembali melakukan kolaborasi ketiga dengan merilis film Like & Share. Sebelumnya mereka sukses dengan Debut Film Dua Garis Biru, kali ini Gina S. Noer juga dipercaya sebagai penulis skenario, sutradara, dan juga produser.

Film Like & Share yang dibintangi Aurora Ribero, Arawinda Kirana, Aulia Sarah, dan Jerome Kurnia adalah sebuah film yang mengeksplorasi kehidupan dari sudut pandang dua gadis remaja, Lisa & Sarah. Film ini membahas trauma yang dialami dari diskoneksi dengan keluarga, kompleksnya seks di tengah pornografi yang tersebar di sosial media, hingga rapuhnya remaja putri mengalami kekerasan seksual baik langsung atau berbasis online.

Film LIKE & SHARE Angkat Fenomena Anak Muda dan Kekerasan Seksual

“Kami membuat film Like & Share sebagai upaya mengurangi angka kekerasan dalam bentuk apapun. Film ini membahas tentang trauma kekerasan seksual secara mendalam, tetapi tidak ditujukan untuk membuka kembali trauma korban/penyintas yang belum pulih. Karena itulah, setelah berdiskusi dengan berbagai pihak, kami memutuskan bahwa film akan menampilkan Peringatan Menonton di awal film,” ujar Chand Parwez, Produser film dari Starvision.

Peringatan menonton sendiri diadakan karena film mengandung adegan eksplisit dan terdapat porsi yang lebih rumit mengenai kompleksitas consent dalam relasi. Maka dari itu, penonton perlu memahami kompleksitas tersebut ketika akan menonton film.

“Sebagai seorang perempuan dan ibu dari dua remaja, saya berusaha memahami kompleksitas yang mereka dan generasinya hadapi saat ini. Sebagai manusia, kita pasti berhadapan dengan kerasnya kehidupan. Tetapi, kita bisa mencegah agar angka kekerasan (terutama seksual) bisa menurun dan para penyintas bisa pulih dengan cara kita mau bersama-sama membangun masyarakat yang lebih paham, ikut mencegah, dan mendampingi korban. Karena itu, kita perlu terlibat dalam diskusi sulit, termasuk menonton film fiksi yang mungkin tak nyaman, sebagai salah satu cara demi mencari solusi bersama,” tambah Gina S. Noer.

Ditemui saat pemutaran khusus bersama dengan media, Siti Mazumah selaku Direktur LBH APIK Jakarta memberikan tanggapan “LBH APIK Jakarta dilibatkan diskusi dalam produksi film Like & Share karena ini juga bagian dari upaya kampanye penghapusan kekerasan berbasis gender online dan pentingnya perlindungan bagi korban.”

Film Like & Share tayang serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 8 Desember 2022. Sebelumnya, akan diadakan pemutaran khusus di 5 kota besar Indonesia mulai dari tanggal 20 November sampai dengan 5 Desember 2022, yaitu Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Medan/Makassar. Pemutaran khusus di lima kota besar Indonesia dilakukan sebagai persembahan untuk publik dalam rangka 16 HAKTP (16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan) dalam bentuk karya film.

 

Fadia Syah Putranto