Inggris Gelar Konser Musik Tanpa Jaga Jarak dan Masker

542
0
Inggris Gelar Konser Musik Tanpa Jaga Jarak dan Masker

Pastinya lo Hard Rockers udah kangen nih dengan kembali digelarnya konser musik setelah lebih dari satu tahun festival musik secara tatap muka nihil diadakan. Upaya terus dilakukan agar konser musik kembali diadakan, salah satunya pemerintah Inggris berinisiatif melakukan ujicoba untuk memastikan aman dilaksanakan kembali konser musik.

Inggris Gelar Konser Musik Tanpa Jaga Jarak dan Masker

Promotor musik Festival Republic bekerja sama dengan pemerintah Inggris dan Kebudayaan Liverpool untuk mengadakan konser musik tatap muka dengan tanpa jaga jarak dan masker di Sefton Park di Liverpool. Dijadwalkan konser musik ini akan digelar pada 2 Mei mendatang.

Hal ini diterapkan untuk memberikan data terkait berapa lama lagi masyarakat harus menjauhi kerumunan atau konser. Pasalnya, sudah lebih dari setahun festival musik tidak aktif akibat pandemi Covid-19.

Inggris Gelar Konser Musik Tanpa Jaga Jarak dan Masker

Konser musik ini rencananya akan digelar dengan mengundang 5.000 penonton yang hadir tanpa menggunakan masker atau menjaga jarak.

Uji coba ini sendiri sebenarnya telah dilakukan di beberapa negara. Diantaranya Belanda dan Barcelona.

Inggris Gelar Konser Musik Tanpa Jaga Jarak dan Masker

Terdapat 5.000 penonton hadir di konser musik yang diadakan di Palau Sant Jordi Barcelona pada Maret lalu. Protokol kesehatan hanya berupa masker medis dan tes Covid-19 pada hari yang sama, setelah itu penonton bebas berkerumun tanpa jarak.

Inggris Gelar Konser Musik Tanpa Jaga Jarak dan Masker

Eksperimen juga dilakukan pemerintah Belanda untuk mengamati kemungkinan diadakan kembali konser tanpa takut kenaikan penularan virus Covid-19. Tidak tanggung-tanggung, ada sekitar 1.500 sukarelawan yang dibolehin untuk minum, pesta, dan dansa seakan tidak ada pandemi.

Fieldlab festival berlangsung selama dua hari dan semua peserta wajib dites terlebih dahulu. Para peserta yang hasil testnya negatif diminta buat masuk ke aplikasi ponsel deteksi ‘tracing’ virus corona bernama CoronaCheck.

Baca Juga : Mark Hoppus Jual-Jualin Gear Bekas Blink 182

Kira-kira kapan ya hal ini akan diterapkan juga di Indonesia, Hard Rockers?