Ini 3 Cara Bertahan Ditengah Lingkungan Kerja Toxic

40

Kalau misalkan lo merasa tempat kerja lo toxic, jangan langsung berpikiran langsung mengundurkan diri atau resign. Ada cara agar bisa lo bertahan di tengah lingkungan lo yang toxic.

Problematika yang saat ini dihadapi oleh beberapa karyawan di tempat kerja adalah lingkungan kerja yang toxic. Berdasarkan ulasan di Glassdoor, menganalisis 1,4 juta ulasan dari hampir 600 perusahaan besar di AS, banyak karyawan menggambarkan tempat kerja toxic dalam lima faktor, seperti lingkungan kerja yang tidak inklusif, budaya kerja tidak sopan, tidak etis, kejam dan kasar.

Daripada memilih buat resign, mending gunakan dulu cara-cara ini agar lo bisa bertahan di lingkungan kerja yang sudah toxic.

Cari Orang yang Suportif

Salah satu cara agar terhindar dari tempat kerja toxic adalah banyak bergaul dengan rekan kerja yang memiliki pemikiran positif atau suportif. Hal ini membuat lo gak merasa sendirian dan dikelilingi dengan tempat yang selalu support.

Orang suportif disini gak hanya dari lingkungan internal saja. Lo juga bisa temui teman atau kelompok pendukung di luar pekerjaan.

Ciptakan Suasana Nongkrong

Karyawan biasanya hanya terfokus dalam pekerjaannya saat di kantor. Namun, lo bisa menciptakan suasana kantor seperti suasana seperti halnya lo sedang bermain atau nongkrong.

Misalnya, jika ada waktu kosong lo bisa bermain game dengan rekan kerja yang lain atau lo juga bisa membuat konten bersama dengan teman kerja dan tinggalkan sejenak aktivitas pekerjaan yang melelahkan.

Hindari Obrolan Masalah Pekerjaan Saat Istirahat

Waktu istirahat dalam bekerja sebaiknya digunakan semaksimal mungkin untuk menghindari obrolan mengenai masalah pekerjaan. Hal ini justru akan menambah keruwetan lo sendiri.

Padahal lo bisa membicarakan hal lain kepada rekan kerja di waktu istirahat, seperti mengatur jadwal untuk liburan bersama atau pergi kemana sepulang dari kantor.

 

Penulis: Rifqi Fadhillah