Inilah Alasan Dinner Bareng Miyabi Dibatalkan

32
Inilah Alasan Dinner Bareng Miyabi Dibatalkan

Mantan bintang film porno asal Jepang, Maria Ozawa atau Miyabi sebelumnya dikabarkan akan datang ke Indonesia pada 5 Juni mendatang sekaligus menggelar acara makan malam alias gala dinner di Jakarta.

Seksi Pengawasan dan Pengendalian Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Iffan mengatakan bahwa wacana dinner bareng Miyabi di Jakarta itu batal. Dirinya mengatakan pihak penyelenggara tidak memberitahu secara resmi soal pembatalan acara tersebut. Meskipun demikian, menurutnya , hal itu tidak masalah lantaran pihak penyelenggara belum menyampaikan izin tersebut ke DKI.

Inilah Alasan Dinner Bareng Miyabi Dibatalkan

Michael Prawira selaku panitia dan Manager Executive Repezen Nada Entertainment juga mengonfimasi batalnya acara tersebut. Michael menjelaskan batalnya acara ini dikarenakan banyaknya respons negatif dari masyarakat. Hal ini membuat pihak hotel yang jadi tempat pertemuan itu tidak menyanggupi.

“Pertimbangannya adalah pertama pihak hotel memang tidak menyanggupi karena banyak respons kurang baik dari beberapa kalangan. Dan setelah kita pertimbangkan juga, memang kurang baik untuk saat ini,” kata Michael mengutip dari CNN Indonesia Senin (5/23/22).

Inilah Alasan Dinner Bareng Miyabi Dibatalkan

Michael juga bilang bahwa pihaknya akan mengembalikan uang atau refund kepada mereka yang telah membeli tiket tersebut.

“Di-refund semuanya. Karena ini memang tidak bisa untuk kita lakukan saat ini. Kita tidak bisa menjanjikan (acara makan malam) dengan Miyabi,” tuturnya.

Baca Juga: “Turn Up The Sunshine” Jadi Lagu Kolaborasi Diana Ross dan Tame Impala untuk Minions

Miyabi sebelumnya dijadwalkan menggelar gala dinner secara eksklusif di Jakarta. Satu orang yang akan mengikuti gala dinner itu harus bayar lebih dari Rp15 juta. Dalam keterangan flyer yang dikeluarkan Repezen Entertainment Present, acara itu bertajuk “Gala Dinner with Miyabi” hanya untuk 50 orang.

Bagaimana tanggapan elo Hard Rockers?

 

Penulis: Fadia Syah Putranto