Lebaran Dunia

1848
0
2012-08-19T075458Z 713848630 GM1E88J16Z701 RTRMADP 3 SAUDI-ARABIA-590x400

Lebaran identik dengan berkumpul bersama keluarga, ada yang pulang kampung, ada juga yang stay aja di rumah. Apa kabar yang berlebaran di luar negeri ya? Seperti apa sih rasanya berlebaran di negeri orang?

Setiap negara punya cara tersendiri untuk mewarnai perayaan hari raya lebarannya. Di Turki misalnya, ada perayaan yang namanya Festival Gula atau Seker Bayram, itu merupakan nama untuk Idul Fitri bagi orang Turki, hal itu muncul atas dasar tradisi saling mengantarkan manisan di hari raya Idul Fitri. Beda halnya dengan di Uni Emirat Arab, saat perayaan idul fitri, para lelaki menggunakan thoub atau baju tradisional berupa jubah panjang berwarna putih lengkap dengan selendang ogal. Sedangkan perempuan memakai henna di tangan (pakai kaftan ala si tante cetar membahana juga nggak ya? Hmmm).

Di Iran, lebaran punya nama tersendiri, Eyde Fetr. Perayaan lebaran disana mungkin bisa dibilang hampir sama dengan perayaan hari raya idul adha yang mebedakannya adalah kalau idul adha berqurban sapi, kambing atau domba, sedangkan Eyde Fetr aneka hidangan yang disajikan hari itu terbuat dari daging domba dan sapi yang kemudian dibagikan kepada orang-orang tak mampu. Di India lain lagi, hampir semua pemeluk agama islam berkumpul di mesjid terbesar di Jama Masjid yang terletak di New Delhi yang merupakan pusat hari raya Idul Fitri itu dan pastinya disetiap rumah yang merayakan harus ada yang namanya siwaiyaan, yakni campuran bihun manis dengan buah kering dan susu yang hadir dalam beragam bentuk dan warna.

Lain lagi dengan di Fiji, hidangan spesial khas Idul Fitri adalah samai, mi manis yang dicampur dengan susu. Samai disajikan bersama samosas, sejenis kari ayam atau daging. Uniknya, hanya kaum pria yang datang ke masjid untuk shalat Id. Di beberapa bagian di Fiji, perempuan tidak pergi ke masjid.

Seru juga ya.

Sekali lagi, Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin. Have a Hard Rockin’ Lebaran!

Sumber: mizan.com