Mark Zuckerberg Bangun Bunker di Hawaii untuk Hadapi Kiamat!

65

Kabar terbaru datang dari pendiri Facebook, Mark Zuckerberg.

Mark sedang mendirikan kompleks hunian mewah yang misterius di sebuah pulau di Hawaii. Proyek ini diperkirakan menghabiskan sekitar US$ 100 juta (Rp 1,5 triliun) dan melibatkan pembangunan ruang bawah tanah seluas hampir 500 meter persegi yang disebut sebagai “perlindungan anti kiamat”.

Mark Zuckerberg Reportedly Building Top-Secret Compound In Hawaii Equipped With An Escape Hatch, Blind Doors & Underground Bunker
https://hollywoodunlocked.com/mark-zuckerberg-reportedly-building-top-secret-compound-hawaii-escape-hatch-blind-doors-underground-bunker/

Zuckerberg bersama istrinya, Priscilla Chan, sedang membangun tempat tinggal mereka di pulau Kauai, Hawaii. Menurut laporan dari Wired, kompleks yang sangat besar ini dianggap sebagai salah satu properti termahal di dunia, dengan nilai lahan tempat proyek tersebut dibangun diperkirakan mencapai US$ 170 juta (Rp 2,6 triliun).

“Ini seperti ‘fight club’. Kami tidak akan berbicara soal ‘fight club,” kata salah seorang kontraktor kepada Wired. Fight Club merujuk kepada film yang dibintangi oleh Edward Norton dan Brad Pitt, tentang klub rahasia.

Lalu sang kontraktor juga menambahkan bahwa “Apa pun yang diposting dari sini, mereka langsung mengetahuinya.”

Baca juga: Hal-Hal yang Paling Dicari di Google 2023

Proyek di Kauai melibatkan sekitar dua belas struktur yang mencakup 30 kamar tidur dan 30 kamar mandi. Terdapat juga Sebuah area hutan yang memiliki sebelas rumah pohon yang terhubung melalui jembatan tali.

Tapi, yang paling misterius dari semua bangunan tersebut adalah area bawah tanah yang dilengkapi dengan pintu baja anti-ledakan dan lubang palka. Ruangan yang dibangun dengan lapisan-lapisan beton dilaporkan dirancang menyerupai “bunker dan tempat perlindungan dari bom.”

Bunker tersebut akan memiliki ruang tamu, ruang mekanis, dan pintu besi yang diisi beton. Banyak pintu kompleks yang kedap suara dan dioperasikan dengan tombol. Beberapa bagian, seperti pintu di perpustakaan, akan didesain menyerupai dinding. Puluhan kamera akan ditempatkan di sekitar properti. Satu gedung operasi kecil saja akan memiliki lebih dari 20 kamera.

Selain itu, bunker ini juga dilengkapi dengan sumber listrik dan air sendiri, termasuk tanki air sedalam 17 meter.