Siaran TV Analog Gak Jadi Disuntik Mati Hari Ini!

56

Penghentian siaran TV analog di Jabodetabek yang harusnya terjadi pada hari ini, Rabu, 5 Oktober 2022, dibatalkan. Hal ini menyusul karena adanya permintaan dari Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) yang menilai warga belum siap.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengundurkan jadwal penghentian siaran TV analog di kawasan Jabodetabek. ATVSI meminta program suntik mati TV analog diundur jadi tanggal 2 November 2022.

“Untuk Jabodetabek kita menyiapkan tanggal 5 Oktober untuk ASO. Tetapi ATVSI (Asosiasi Televisi Swasta Indonesia) yang membawahi lembaga penyiaran swasta itu, meminta Jabodetabek disesuaikan saja dengan aturan yang ada di undang-undang, yaitu 2 November,” ucap Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, dilansir CNNIndonesia.com.

Sebelumnya, dijadwalkan siaran televisi analog untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) akan dimatikan pada Rabu (5/10). Tetapi Ketua ATVSI Syafril Nasution bilang jika warga di Jabodetabek belum siap untuk migrasi penuh ke TV digital.

“Masyarakat kan belum siap. Kalau kita matikan besok TV di Jakarta, masyarakat enggak siap. Apa jadinya?” ucap Ketua ATVSI, Syafril Nasution.

Berdasarkan riset AC Nielsen per 1 Oktober, menyatakan baru ada 43 persen penduduk DKI yang pindah ke TV digital. Hal inilah yang menjadi penilaian bahwa sebagian besar warga Jabodetabek masih banyak yang memakai TV analog.

“Kalau DKI aja baru 43 persen yang siap, artinya yg enggak siap 57 persen, yang enggak siap di Jabodetabek pasti lebih besar lagi karena penduduknya lebih besar. Kita matikan besok ASO-nya, apa jadinya?” ucap Syafril.

 

Penulis: Rifqi Fadhillah