Sneakers Unik yang Dibuat Dari Sex Toys Bekas

58
Sneakers Unik yang Dibuat Dari Sex Toys Bekas

Hard Rockers, brand asal Amerika yang bergerak di industri busana dan sepatu bernama Rose In Good Faith membuat suatu gebrakan unik yang berbeda dari biasanya.

Rose In Good Faith berhasil membuat sepatu dari Sex Toys bekas yang di daur ulang. Hal tersebut dilakukan perusahan mengingat bahan sex toys seperti karet dan plastik butuh waktu ribuan tahun untuk bisa terurai. Sehingga dengan produk uniknya ini menjadi upaya untuk mengurangi sampah di bumi.

Sneakers Unik yang Dibuat Dari Sex Toys Bekas

Rose In Good Faith bekerjasama dengan Doc Johnson yang mengembangkan sneakers berbahan unik selama dua tahun. Sneakers dari Sex Toys bekas itu diberi nama Plastic Soul yang dibuat dengan mengumpulkan sex toys yang sudah rusak atau barang tidak lolos kontrol kualitas karena cacat.

Melalui sistem daur ulang rumit, sex toys diproses sedemikian rupa hingga menjadi kubus-kubus TPE (thermoplastic elastomer), kemudiam dicampur dengan busa EVA (Ethylene-Vinyl Acetate). Setelah melalui proses panjang ini, bahan itulah yang akan dicetak menjadi bentuk sneakers.


“Saat kami memulai proses desain, saya ingin menciptakan sesuatu yang tidak hanya tak lekang waktu tapi juga berguna. Pada akhirnya, kami membuat sepatu yang lebih nyaman dibandingkan semua sepatu yang ada di pasaran, dan seperti kolaborasi kami, setiap pasang sepatu punya cerita,” kata pendiri Rose In Good Faith, David Teitelbaum, mengutip dari Papermag.

Di sisi lain, dari pihak Doc Johnson sebagai penyedia sex toys yang jadi bahan utama dalam produksi sneakers Plastic Souls mengaku bangga dalam kolaborasi produk unik ini. Hal ini karena secara tidak langsung mereka juga mengampanyekan seks positif melalui fashion dan inovasi.

Baca Juga: Vakum Selama Dua Tahun, Sheila On 7 Kembali Manggung Bareng Drummer Baru

Bagi Hard Rockers yang kepo sama produk ini, Sneakers Plastic Soul dijual lewat situs resmi Rose In Good Faith dan hadir hanya satu pilihan warna, yaitu putih. Sneakers ini dibanderol seharga USD 130 atau sekitar Rp 1,9 juta.

 

Penulis: Fadia Syah Putranto