Akibat Ulah Bjorka, Indonesia Menempati Posisi 3 Kebocoran Data di Dunia

17
Hard Rockers, Bjorka dan beberapa hacker lainnya belakangan ini berulah dengan membocorkan data warga Indonesia.

Hard Rockers, Bjorka dan beberapa hacker lainnya belakangan ini berulah dengan membocorkan data warga Indonesia.

Akibat hal tersebut, membuat ranking Indonesia dalam hal kebocoran data melonjak. Menurut studi terbaru perusahaan cybersecurity Surfshark. Secara total, 108,9 juta akun dibobol pada kuartal III 2022 (Juli-September). Indonesia disebut berkontribusi 12 persen.

Akibat Ulah Bjorka, Indonesia Menempati Posisi 3 Kebocoran Data di Dunia

“Menyusul serangan siber Bjorka yang terkenal dan insiden lainnya, Indonesia menempati peringkat ke-3 di dunia berdasarkan pengguna yang dilanggar pada Q3’2022, mencapai 12 persen dari semua pembocoran data dunia,” dikutip dari keterangan pers cybersecurity Surfshark, Selasa (15/11/22).

Dengan angka tersebut, Indonesia melompat dari posisi ke-8 ke posisi ke-3 dengan jumlah pengguna yang dilanggar hanya dalam waktu tiga bulan, bahkan melampaui Amerika Serikat. Berdasarkan data statistik terbaru Surfshark (Kuartal III 2022), Rusia berada di peringkat 1 dunia dengan 22,3 juta akun yang bocor, Prancis dengan 13,8 juta akun bocor, Indonesia (13,3 juta), AS (8,5 juta), dan Spanyol (3,9 juta).

Akibat Ulah Bjorka, Indonesia Menempati Posisi 3 Kebocoran Data di Dunia

Lebih lanjut Surfshark juga mengatakan bahwa kasus Bjorka dan sejumlah kebocoran data lainya telah berkontribusi pada parlemen Indonesia yang meratifikasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi pada 20 September 2022, yang merupakan undang-undang perlindungan data komprehensif pertama di negara ini.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo vs Manchester United, Mana yang Benar?

Tidak hanya di Indonesia, Surfshark mencatat ada “peningkatan mengejutkan” sebesar 70 persen dalam hal kebocoran data di tingkat global. Surfhark juga mengungkap bahwa Asia adalah benua peringkat kedua yang paling banyak dibobol setelah Eropa.

 

Penulis: Fadia Syah Putranto