Francesco Bagnaia Bawa Ducati Juara Dunia MotoGP Setelah 15 Tahun!

32
Francesco Bagnaia Bawa Ducati Juara Dunia MotoGP Setelah 15 Tahun!

Hard Rockers, Francesco Bagnaia berhasil membawa Ducati juara dunia MotoGP setelah 15 tahun lamanya. Terkahir kali Ducati juara dunia ialah pada tahun 2007, saat itu motor Ducati ditunggangi oleh Casey Stoner.

Pembalap asal Italia itu berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGp tahun 2022 setelah finis di posisi sembilan pada balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (6/11/22). Bagnaia menempati klasemen akhir musim ini dengan koleksi 265 poin atau unggul 17 poin dari Quartararo yang harus puas sebagai runner up.

Francesco Bagnaia Bawa Ducati Juara Dunia MotoGP Setelah 15 Tahun!

Setelah balapan, Bagnaia mengaku senang bisa mengakhiri musim dengan gelar juara dunia di Valencia. Terlebih ia sempat bersenggolan dengan Quartararo di awal balapan.

“Saya sangat senang meski pada hari yang menjadi balapan terburuk saya tahun ini. Saya memiliki perasaan spesia. Ketika melewati garis finis, saya hanya melihat papan pit yang menyatakan saya adalah juara dunia. Sejak saat itu segalanya jadi lebih ringan, lebih menyenangkan, dan itu merupakan perasaan yang luas biasa,” kata sang juara dunia.

Francesco Bagnaia Bawa Ducati Juara Dunia MotoGP Setelah 15 Tahun!

Menariknya lagi, Bagnaia menjadi pembalap asal Italia pertama yang juara dunia sejak Valentino Rossi menyabet gelar ketujuhnya pad tahun 2007 lalu. Bagnaia juga mengungkapkan momen ketika kehilangan winglet usai bersenggolan dengan Fabio Quartararo dalam duel perebutan posisi kelima yang berlangsung menegangkan.

“Lap demi lap saya mencoba untuk melewati garis finis tetapi itu sangat-sangat sulit. Butuh waktu lama untuk menyelesaikan balapan tapi saya tetap bangga dengan tim saya, diri saya sendiri, dan pekerjaan luar biasa yang kami lakukan,” tambah Bagnaia.

Baca Juga: Kepergian Aaron Carter Buat Seleb Hollywood Berduka

Bagaimana tanggapan elo Hard Rockers tentang Bagnaia yang berhasil jadi juara MotoGP tahun 2022?

 

Penulis: Fadia Syah Putranto