Kisah Pria Berjulukan “Manusia Paling Kesepian di Dunia” di Pedalaman Amazon

23
Kisah Pria Berjulukan “Manusia Paling Kesepian di Dunia” di Pedalaman Amazon

Kisah mengenai pria berjulukan “Manusia Paling Kesepian di Dunia” di pedalaman Amazon, Brasil, berhasil mencuri perhatian warganet Hard Rockers.

Pasalnya sosok pria tersebut tidak diketahui namanya dan menjadi suku terakhir di pedalam Amazon. Banyak juga masyarakat yang menjulukinya “Man of the Hole” alias manusia lubang. Sebutan itu karena pria ini gemar menggali lubang-lubang untuk menjebak binatang liar maupun tempat dia bersembunyi.

Diketahui manusia lubang itu hidup dalam isolasi selama 26 tahun terakhir di dalam hutan adat Tanaru. Melansir BBC, dia adalah anggota satu-satunya dari suku asli Amazon yang tinggal jauh di pedalaman kawasan negara bagian Rondonia, Brasil. Dia sendirian karena enam orang anggota terakhir suku ini dibunuh pada 1995.

Kini jenazah Manusia Paling Kesepian di Dunia ditemukan di luar gubuk jerami tempat tinggalnya pada 23 Agustus 2022. Pria itu memilih tidak mau sama sekali melakukan kontak dengan dunia luar. Hingga pada saat meninggal, pria ini diprediksi sudah berusia 60 tahun. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya dan diyakini meninggal secara alami.

Kisah Pria Berjulukan “Manusia Paling Kesepian di Dunia” di Pedalaman Amazon

Banyak ahli memperkirakan banyak orang dari suku pria tersebut dibunuh oleh para peternak dan pembalak hutan pada awal 1970-an. Konon, para peternak dan pembalak hutan ini ingin memperluas lahan mereka, tapi terlibat konflik dengan suku pedalaman Amazon itu.

Direktur Riset dan Advokasi Survival, Fiona Watson menyebut bahwa hal tersebut merupakan genosida yang dilakukan oleh peternak. Kini Polisi masih menyelidiki lokasi kematian dan tempa tinggal “Manusia Paling Kesepian di Dunia”. Diketahui pria ini terus dipantau keselamatannya oleh agen dari Badan Urusan Adat Brasil Funai sejak 1996.

Baca Juga: Band Rock Maneskin Ingin Berkolaborasi Bareng BLACKPINK

Perjumpaan pertama dengan pria ini terjadi pada 2018 secara tak sengaja. Saat itu Anggota Badan Urusan Adat Brasil tidak sengaja merekam video di dalam hutan, di mana ‘Manusia Lubang’ tampak tengah menebang pohon memakai benda yang menyerupai kapak.

 

Penulisan: Fadia Syah Putranto