Review Film Barbie: Suarakan Feminisme Dikemas dengan Cara Komedi

546
Review Film Barbie: Suarakan Feminisme Dikemas dengan Cara Komedi

Film Barbie baru aja tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 19 Juli 2023 lalu. Selain diajak bernostalgia dengan Barbie World yang penuh Barbie dan Ken, ternyata film Barbie juga menyuarakan feminisme di dalamnya.

Bagi kebanyakan anak perempuan tentunya akrab dengan boneka Barbie yang menemani masa kecil mereka dari berbagai generasi hingga saat ini. Kini, yang dinanti-nanti film Barbie akhirnya dirilis dalam bentuk film live action.

Visual yang ditampilkan dalam film Barbie penuh dengan warna pink yang menjadi warna ikonik dari boneka Barbie itu sendiri. Dunia Barbie Land yang ditampilkan berhasil tergambar dalam bentuk di kehidupan nyata, dengan set yang penuh warna cerah.

Review Film Barbie: Suarakan Feminisme Dikemas dengan Cara Komedi

Film Barbie berfokus dengan kisahnya Margot Robbie, yang menjadi Stereotypical Barbie. Margot Robbie beradu akting dengan Ryan Gosling sebagai Ken, yang keduanya berpetualang menjelajahi kehidupan nyata di dunia manusia.

Chemistry antara Margot Robbie dan Ryan Gosling berjalan dengan sempurna satu sama lain. Meskipun ada drama yang ditampilkan diantara keduanya, namun ga terasa berlebihan seperti layaknya drama-drama percintaan yang biasanya dibumbui drama-drama yang terasa lebay.

Review Film Barbie: Suarakan Feminisme Dikemas dengan Cara Komedi

Selain diwarnai drama dan komedi, film Barbie juga ternyata mengangkat berbagai isu yang berhubungan dengan feminisme. Tergambar dari Barbie World, yang dikuasai oleh para Barbie, namun hal tersebut bertolak belakang ketika Margot Robbie meninggalkan Barbie Land untuk pergi ke kehidupan nyata.

Penonton seakan diajak untuk larut dalam tawa, keabsurdan hingga haru yang ada dalam pesan tersirat di film Barbie ini. Ga hanya sekedar untuk melihat boneka-boneka yang pernah dimainkan pada masa kecil.

Baca Juga: Timothee Chalamet Perankan Willy Wonka Tanpa Proses Audisi

Secara garis besar, film Barbie berhasil membuat penonton bernostalgia dengan beragam karakter Barbie hingga Ken yang ditampilkan. Dari segi alur cerita, film ini menyuarakan feminisme yang dikemas dengan cara komedi.

LEAVE A REPLY